
Bank Indonesia Sulteng libatkan Sekretariat Wapres tingkatkan kapasitas protokoler

Denpasar (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tengah melibatkan Subbagian Acara Sekretariat Wakil Presiden RI meningkatkan kapasitas maupun profesionalitas protokoler daerah di kabupaten itu.
"Protokol adalah upaya menjaga wibawa lembaga dan menghormati tamu serta pimpinan sesuai aturan. Protokol bukan hanya sekedar mengatur kursi dan jalannya acara," kata Kepala Subbagian Acara Sekretariat Wakil Presiden RI Mohammad Reza Wardy saat menyampaikan materinya pada kegiatan pengembangan kapasitas protokoler/humas dan media berlangsung di Denpasar, Bali, Rabu.
Ia mengemukakan, protokoler penting pemahaman Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan, yang menjadi dasar penataan tiga hal utama yakni tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan.
Karena tanpa pengaturan yang baik acara resmi bisa kacau, bahkan dapat berisiko menimbulkan konflik hanya karena posisi duduk tamu.
Maka setiap petugas protokol/humas memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan sinergi lintas sektor dalam mendukung komunikasi publik yang efektif.
"Peran protokol sangat krusial untuk memastikan acara berjalan tertib dan sesuai tata urutan," ucapnya.
Di kesempatan itu ia juga mengingatkan pentingnya prinsip reciprocity atau timbal balik dalam hubungan antarinstansi maupun antarnegara.
“Pelayanan yang diterima dari pihak lain harus dibalas dengan perlakuan setara, karena itu menyangkut martabat lembaga," ujarnya.
Ia berpesan setiap insan protokol, humas, dan media memahami nilai dasar keprotokolan, tertib, profesional, dan menghormati keberagaman.
"Sebagai orang mengatur jalannya acara harus memerhatikan segala sesuai yang dapat menimbulkan kesalahan. Hal-hal sepele sangat mempengaruhi ketertiban suatu acara dan itu memberikan dampak terhadap profesionalitas seorang protokoler," tutur Reza.
Sementara itu, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah Glenn Nathaniel Pandelaki mengemukakan kegiatan diselenggarakan pihaknya bagian dari komitmen KPwBI Sulteng untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang komunikasi publik dan hubungan kelembagaan, sekaligus membangun sinergisitas yang solid antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan media.
"Kami berharap lewat kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antaralembaga dan komunikasi publik," kata dia.
Kegiatan pengembangan kapasitas protokol, kehumasan, aparat penegak hukum dan media berlangsung selama dua hari mulai 12-13 November 2025.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
