Survey: KIS Program Pemerintah Paling Dirasakan Manfaatnya
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (kiri) bersama Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Suluttenggo & Malut Anurman Huda (kedua dari kri) menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palu Hartati Rachim (tengah) dengan Bupati Buol Amiruddin Rauf (kedua dari kanan) tentang Integrasi Jaminan Sosial Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas) di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (26/12/2018). (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/hp.)
Dalam laporan yang berjudul Survei Pilpres 2019, Ketika Pemilih Semakin Mengkristal, diketahui progam KIS berada diurutan teratas dari 10 program pemerintah, dengan skor 68 persen, disusul program Kartu Indonesia Pintar dan pembangunan infrastruktur.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf dalam siaran persnya, Jumat, mengatakan kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan cakupan kepesertaan 216.152.549 jiwa atau 82 persen dari total penduduk Indonesia, per tanggal 10 Januari 2019.
Selain itu, angka menunjukan banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program itu dengan indikator pemanfaatan pelayanan kesehatan di seluruh tingkat layanan mencapai 233,8 juta pemanfaatan atau rata-rata 640.765 per hari.
“Program JKN-KIS telah membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Selain itu, efek lain dari kehadiran Program JKN-KIS ternyata juga menimbulkan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Menurut survei yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI di tahun 2016, kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 sebesar Rp152,2 triliun dan di tahun 2021 bisa mencapai 289 triliun.
“Program ini meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia sampai 2,9 tahun,” kata Iqbal mengutip survey itu.
Dari penelitian FEB UI disebutkan, tahun 2016 Program JKN-KIS telah menyelamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan. Tak hanya itu, JKN-KIS juga telah melindungi 14,5 juta orang miskin dari kondisi kemiskinan yang lebih parah.
Iqbal menegaskan angka ini terus bergerak naik secara signifikan, hingga nanti diharapkan mampu menjamin seluruh rakyat Indonesia dan mencapai Universal Health Coverage (UHC).
Pewarta : Fauzi
Editor : Fauzi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinsos Sulteng dukung program Pesiar demi perlindungan kesehatan masyarakat lewat JKN
30 August 2024 15:38 WIB, 2024
HUT Ke-56, BPJS Kesehatan gelar donor darah sebagai bentuk dukungan sosial
27 August 2024 11:13 WIB, 2024
Dokter muda ini apresiasi kemudahan layanan administrasi melalui aplikasi Mobile JKN
27 August 2024 10:48 WIB, 2024
Rasakan kemudahan akses layanan di luar kota, Dewinta bersyukur rerdaftar program JKN
07 August 2024 12:30 WIB, 2024
Pemkot Palu setuju program Baznas lindungi warga miskin lewat JKN dan KIS
16 July 2024 19:43 WIB, 2024
BPJS Kesehatan Cabang Palu tetap buka pelayanan JKN selama libur Lebaran
20 March 2024 20:01 WIB, 2024
Terpopuler - Sulteng
Lihat Juga
200-an kontraktor proyek Pemprov Sulteng belum ikutkan karyawannya ke BPJamsostek
21 February 2020 11:49 WIB, 2020
Hanura rekomendasikan Hadianto-Reni berpasangan di Pilkada Kota Palu
21 February 2020 0:05 WIB, 2020