Polisi ringkus terduga pelempar bom molotov di Bank BRI Ampana

id Polda, sulteng, bom

Polisi ringkus terduga pelempar bom molotov di Bank BRI Ampana

Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal, depan (kanan) didamping Kapolres Touna AKBP Alfred Ramses Sianipar (kiri) belakang saat memberi keterangan kepada wartawan di Ampana, Minggu (15/3/2020).ANTARA/HO-Harris W.

Ampana (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah melalui Polres Touna, meringkus oknum yang diduga sebagai pelaku pelempar bom molotov di Bank BRI Ampana Kota, ibu Kota Kabupaten Tojo Una Una (Touna).

"Kurang lebih dalam satu jam pelaku berhasil ditangkap, pelaku merupakan nasabah Bank BRI yang bermasalah, dan saat ini dalam proses pemeriksaan," kata Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal, kepada wartawan usai menggelar olah TKP di area Bank BRI yang dilempar bom molotov di Ampana, Minggu.

Kapolda jelaskan, kejadian pelemparan bom molotov oleh terduga pelaku terjadi pada Minggu (15/3/2020) pagi, yang diduga akibat pelaku tidak puas dengan Bank BRI Ampana tersebut.

"Dari keterangan pihak bank, pelaku nasabah bermasalah mengajukan lagi pinjaman dan sementara dalam proses namun yang bersangkutan merasa tidak puas dan tidak senang sehingga nekat melemparkan bom molotov dalam bank,” jelasnya.

Kapolda katakan, akibat ulah pelaku yang nekat melempar bom molotov tersebut menyebabkan beberapa tempat di Bank BRI Ampana sempat terbakar.

Selain melempar bom molotov, terduga juga meninggalkan sebuah kotak yang diduga dalamnya ada bahan peledak. 

"Sedang diurai oleh tim Gegana dari penjinak bom kita, untuk melihat apa sebenarnya bahan yang ada di dalam kotak yang dia tinggalkan," kata Kapolda.

"Kepada yang bersangkutan sementara kita dalami, kita lakukan pemeriksaan apa sebenarnya motif sehingga melakukan tindakan seperti ini," papar Kapolda.
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar