DPRD Donggala siap salurkan bantuan untuk korban banjir bandang

id banjir,donggala,dprd

DPRD Donggala  siap salurkan bantuan untuk korban banjir bandang

Asgaf Umar,anggota DPRD Kabupaten Donggala. (Foto.Antara/Anas Masa)

Donggala,sulteng (ANTARA) - Kalangan DPRD Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah siap menyalurkan bantuan untuk membantu meringankan beban para korban yang terdampak bencana alam banjir bandang di dua kecamatan di daerah itu yang terjadi pada Kamis (15/10/2020).

"Teman-teman anggota DPRD Kabupaten Donggala sedang mengumpulkan dana untuk membantu warga yang mengalami dampak dari bencana alam banjir bandang di daerah berbatasan dengan Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng dan Kabupaten Pasangkayu,Sulawesi Barat (Sulbar) tersebut," kata salah seorang anggota Komisi III DPRD Kabupaten Donggala, Asgaf Umat via telepon, Jumat malam.

Ia mengatakan rencananya, bantuan dari anggota legislatif akan didistribusikan ke lokasi banjir di dua kecamatan yakni Kecamatan Banawa Tengah dan Banawa Selatan besok atau Sabtu (17/10).

"Ya kami akan mengunjungi lokasi-lokasi banjir untuk menyerahkan bantuan dan sekaligus juga melihat dari dekat kondisi desa/wilayah yang diterjang banjir bandang," kata Asgaf.

Sejak terjadinya bencana banjir, sejumlah relawan dari berbagai pihak, termasuk dari lembaga kemanusiaan peduli bencana alam langsung turun ke lokasi dan membantu masyarakat yang terdampak.

"Kita tentu berharap pemerintah daerah segera melakukan tanggap darurat, terutama memenuhi kebutuhan pokok para korban," harap anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Kabupaten Donggala itu.

Menjawab pertanyaan, Asgaf mengatakan selain karena fenomena alam dimana curah hujan meningkat, juga banjir bandang yang melanda dua wilayah di Kabupaten Donggala, dikarenakan hutan sekitarnya di duga sudah gundul.

"Juga lliran sungai sudah dangkal dan hutan habis dibabat," kata dia.

Menurut dia, butuh perhatian serius dari pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah konkret termasuk melakukan normalisasi daerah aliran sungai yang sudah dangkal dan juga menata kembali hutan yang ada di hulu sungai.

Bagaimanapun bencana alam banjir selain dipicu curah hujan meningkat dan sungai dangkal,juga fungsi hutan sudah semakin hilang sehingga banjir pun datang dan memporak-porandakan permukiman warga.***3***
(T.BK03/)

 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar