Depok (ANTARA) - Direktur Eksekutif Algoritma Lembaga riset dan konsultan politik Algoritma Research and Consulting Aditya Perdana menilai setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, kepuasan publik moderat.
“Tingkat kepuasan yang moderat ini menandakan bahwa publik masih memberi ruang dan waktu bagi pemerintahan Prabowo–Gibran,” ujar Aditya Perdana di Depok, Selasa.
Dikatakannya tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran merupakan fase pengujian legitimasi publik.
Aditya menilai, evaluasi ini menggambarkan fase transisi dari euforia politik pascapemilu menuju periode penilaian atas kinerja nyata pemerintahan.
Namun, kalangan yang lebih terdidik cenderung lebih berhati-hati dalam menilai. Mereka menunggu bukti konkret, bukan sekadar retorika.
Di satu sisi, pemerintahan ini berhasil menjaga
stabilitas politik dan memperkenalkan program-program populis yang dikenal luas.
Namun di sisi lain, ada tantangan besar untuk membuktikan efektivitas kebijakan dalam meningkatkan kesejahteraan nyata masyarakat.
“Pemerintah masih memiliki peluang besar memperbaiki persepsi publik, terutama
jika mampu menunjukkan hasil nyata dari program prioritas,” ujarnya.
“Namun, komunikasi publik yang sekadar reaktif terhadap kritik tidak cukup. Diperlukan
transparansi dan konsistensi dalam implementasi kebijakan,” ksta Aditya.
Setahun Prabowo--Gibran, pengamat menilai kepuasan publik moderat
Direktur Eksekutif Algoritma Lembaga riset dan konsultan politik Algoritma Research and Consulting Aditya Perdana. ANTARA/istimewa
