DPRD Sulteng kawal aspirasi petani di Kabupaten Sigi

id Dprd Sulteng

DPRD Sulteng kawal aspirasi petani di Kabupaten Sigi

Anggota DPRD Sukteng, Musliman saat membacakan sambutan Ketua DPRD Sulteng pada acara panen raya di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kamis (4/9/2025). ANTARA/HO-DPRD Sulteng

Palu, Sulteng (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi para petani, seiring langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan program unggulan “BERANI Makmur” sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan di sektor pertanian.

“Keberhasilan panen tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan semua pihak yang memastikan sektor pertanian tetap berjalan,” kata Musliman saat membacakan sambutan Ketua DPRD Sulteng pada acara panen raya di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kamis (4/9).

Musliman menyebut, sektor pertanian merupakan pilar utama kehidupan masyarakat Sulawesi Tengah.
"DPRD akan terus mendukung kebijakan yang memperkuat ketahanan pangan, memperluas akses permodalan, dan memperbaiki tata kelola distribusi hasil pertanian agar dampaknya langsung dirasakan oleh para petani," terangnya.

Dia menjelaskan, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengumumkan peluncuran program “BERANI Makmur 2025” sebagai bentuk dukungan konkret kepada petani.
Program tersebut mencakup pemberdayaan petani miskin sebanyak 375 KK, pemanfaatan pekarangan untuk peningkatan gizi keluarga petani miskin berisiko stunting bagi 190 KK, serta bantuan benih padi dan penguatan kelompok penangkar benih.

Selain itu, pemerintah provinsi juga akan menyalurkan bantuan alat mesin pertanian berupa tiga unit combine harvester, sepuluh unit harvester, dan dua puluh unit traktor, disertai program cetak sawah baru seluas 1.600 hektare dan pembangunan infrastruktur jalan pendukung pertanian.
“Bantuan dari gubernur hari ini adalah langkah positif yang akan kami kawal realisasinya di lapangan. Kami ingin memastikan semua bantuan sampai kepada petani yang benar-benar membutuhkan,” ujar Musliman.

Dengan adanya dukungan kebijakan yang terarah dan sinergi antarlembaga, DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap sektor pertanian dapat tumbuh lebih produktif, berdaya saing, dan menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae melaporkan bahwa dari 1.609 hektare lahan sawah, sekitar 500 hektare telah dipanen, sementara lebih dari 1.000 hektare lainnya akan segera menyusul.

"Aspirasi petani yang berkaitan dengan kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan), regulasi pupuk, dan subsidi asuransi akan menjadi fokus pembahasan pemerintah daerah bersama DPRD," tutup Bupati Sigi.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.