Anwar Hafid bertemu Menteri LH bahas tambang ilegal

id Gubernur Sulteng,Anwar Hafid,Menteri Lingkungan Hidup,Hanif Faisol Nurofiq,Tambang Ilegal

Anwar Hafid bertemu Menteri LH bahas tambang ilegal

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid bertemu Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq di Kantor Kementerian LH Jakarta, Selasa (13/1/2025). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng)

Palu (ANTARA) -

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid bertemu Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq, untuk membahas maraknya tambang ilegal di Sulteng.

Dalam pertemuan tersebut, gubernur memaparkan berbagai persoalan tambang bermasalah yang hingga kini masih terjadi, khususnya tambang ilegal yang beroperasi tanpa prosedur dan pengawasan memadai. Ia menyoroti kondisi tambang di kawasan Poboya, Kota Palu, serta tambang batuan atau galian C di wilayah antara Kota Palu hingga Kabupaten Donggala.

“Di Kota Palu itu ada di Poboya, tambang ilegal sangat banyak dan berbahaya karena pengolahan di luar prosedur hingga memakan korban jiwa. Di antara Palu sampai Donggala juga banyak tambang galian C, yang beberapa izinnya juga sudah kami cabut,” katanya dalam keterangan tertulis di Palu, Selasa.

Menurut mantan Bupati Morowali itu, praktik pertambangan yang tidak sesuai aturan telah menimbulkan dampak serius, mulai dari kerusakan lingkungan, pencemaran, hingga ancaman keselamatan bagi masyarakat sekitar. Karena itu, penting bagi Pemprov Sulteng untuk berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, untuk memperkuat pengawasan serta penegakan hukum.

Hampir satu tahun kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido, sejumlah tambang yang merugikan masyarakat dan lingkungan dihentikan izinnya. Bahkan, tambang nikel yang menyebabkan banjir di Morowali Utara izinnya dihentikan sementara, hingga perusahaan tambang benar-benar melaksanakan tugasnya membenahi kerusakan di lingkungan pemukiman masyarakat.

Gubernur meminta kepada Menteri Lingkungan Hidup untuk menguatkan langkahnya dalam menindak praktik pertambangan yang menyalahi aturan. Sementara Menteri Hanif Faisol mengaku tergerak menindak tegas tambang perusak lingkungan, usai melihat video banjir bandang yang disebabkan oleh tambang di kawasan Morowali Utara.

“Setelah kasus banjir membuat kita berbenah untuk aktivitas pertambangan nikel di Morowali. Kita telah membentuk tim sedang melakukan evaluasi dan pemetaan kepada seluruh areal kerja,” katanya menegaskan.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.