Gubernur kunjungi Donggala, huntara untuk warga yang rumahnya hancur total

id gubernur,donggala,korban bencana

Gubernur Sulteng Longki Djanggola (kedua kanan) berdialog dengan seorang pengungsi korban bencana di tenda penampungan di Donggala, Rabu (17/10) (Antarasulteng/Humas Pemprov)

Palu (Antaranews Sulteng) - Sudah beberapa hari terakhir ini, Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si sangat intens mengunjungi para korban bencana alam di tiga daerah yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala serta melihat dari dekat kondisi infrastruktur dan sarana umum lainnya pasca bencana alam dahsyat, 28 September 2018.

Didampingi Bupati Donggala Kasman Lassa, M.Si, Asisten II Setdaprov Sulteng Bunga Elim Somba, Karo Humas dan Protokol Drs. Moh. Haris, Kadis Binamarga dan Penataan Ruang, Ir. Syaifullah Djafar M.Si, Kepala BPBD Sulteng Bartholemeus, Rabu, mengunjungi pengungsi Donggala korban gempa dan tsunami.

Kunjungan pertama rombongan di Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa. Di lokasi tersebut gubernur mengecek hunian sementara (huntara) masyarakat berupa tenda sebanyak 171 buah bantuan dari JICA-Jepang.

Gubernur berharap pengelolaan dan pemanfaatan tenda dapat dinikmati oleh masyarakat yang betul-betul rumahnya telah hancur sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Untuk tertibnya kepemilikan tenda, gubernur berharap dapat dikoordinir oleh lurah serta RT/RW atau sesuai kesepakatan bersama.

Tercatat sebanyak 114 KK yang berasal dari Tanjung Batu, Boya dan Kabonga yang akan ditempatkan di lokasi tersebut.

Gubernur selanjutnya melakukan kunjungan di lokasi pengungsian di Jalan Pue Mami Banawa. Di lokasi tersebut tersebut gubernur juga menyaksikan huntara berupa tenda bantuan dari Swiss sebanyak 78 unit plus 12 tenda ukuran besar.

Gubernur menyapa para pengungsi dan memberikan motivasi agar mereka dapat bersabar dalam menghadapi musibah tersebut.

Baca juga: Gubernur kunjungi Kulawi, jalan raya sudah terbuka
Baca juga: Gubernur minta pembangunan huntara dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR
Baca juga: Masa tanggap darurat bencana Sulteng diperpanjang 14 hari


Kunjungan orang nomor satu di Sulawesi Tengah itu mampu mengobati sedikit duka lara dari pengungsi yang telah ditimpa bencana sebagaimana disampaikan korban bencana kepada tim Humas Pemprov yang menyertai gubernur.

Usai bertatap muka dan mendengar keluh kesah para pengungsi, rombongan gubernur selanjutnya mengunjungi kawasan pelelangan ikan serta beberapa daerah lainnya yang tertimpa bencana tsunami dan gempa bumi.

Gubernur juga memberikan berbagai bantuan logistik untuk para pengungsi.

Pada Rabu pagi usai memimpin upacara 17-an yang dihadiri sekitar 1.000 ASN di halaman kantor gubernur, Gubernur Longki menemui warga Danau Lindu menggunakan helikopter karena akses daratnya belum terbuka.

Gubenrur juga sudah mengunjungi Kecamatan Balaesang Tanjung di Kabupaten Donggala bagian utara serta Kulawi Selatan. Dua daerah ini cukupo berat terdampak bencana, antara lain karena akse sjalan daratnya putus akibat longsor pascagempa, namun saat ini sudah terbuka kembali.
 
Karo Humas Pemprov Sulteng Muh. Haris Kariming mewakili Gubernur Sulteng Longki Djanggola (kedua kanan) menyerahkan bantuan logistik kepada pengungsi korban bencana di Donggala, Rabu (17/10) (Antarasulteng/Humas Pemprov)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar