BPTP Sulteng bantu Pemkab Sigi percepat pemulihan pertanian

id Petani Sigi,BPTP Sulteng,pertanian sigi,mohammad irwan lapatta,teknologi pertanian sigi,varietas unggul baru sigi

BPTP Sulteng bantu Pemkab Sigi  percepat pemulihan pertanian

Acara seremonial penanaman perdana padi sawah dengan menggunakan teknologi jarwo super dan benih/varietas unggul baru, di Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Rabu. (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tengah membantu Pemerintah Kabupaten Sigi, untukd percepatan pemulihan sektor pertanian khususnya mengenai produktivitas potensi pertanian, setelah daerah itu terdampak bencana gempa dan likuefaksi 28 September 2018.

"Kami selalu mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pertanian di Sulawesi Tengah, termasuk di Kabupaten Sigi," kata Pelaksana Kepala BPTP Sulteng, Syamsiah Gafur pada acara seremonial tanam padi sawah perdana dengan menggunakan teknologi jarwo super transplenter, di Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi, Rabu.

Untuk mendukung pemerintah daerah tersebut, kata Gafur, pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan teknologi di tingkat petani guna meningkatkan produksi pertanian di Sigi.

Selain teknologi, lanjut dia, pihaknya juga berupaya memenuhi kebutuhan petani atas benih varietas unggul  guna meningkatkan produktivitas tanaman padi mereka..

Untuk itu, kata dia, pihaknya juga membutuhkan kerja sama semua pihak dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian guna mewujudkan kedaulatan pangan dan swasembada pangan.

"Kami berharap dapat dilakukan bersama-sama semua pihak agar kita dapat mewujudkan program swasembada, sehingga kita bisa mandiri pangan,," ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta menyambut positif dukungan BPTP dan kerja sama dengan semua pihak  agar percepatan pemulihan dan peningkatan sektor pertanian yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

"Pemkab Sigi turut bekerja sama dengan BPTP dalam rangka pemenuhan teknologi pertanian, pembinaan petani untuk peningkatan kapasitas, manajemen pertanian, serta benih varietas unggul baru," ujarnya.

Menurut Irwan, peningkatan sektor pertanian, tidak hanya memfokuskan pada peningkatan produktivitas pertanian yang didukung dengan ketersediaan teknologi, melainkan faktor kesehatan dan gizi.

"Target produksi dan produktivitas kita inginkan terjadi peningkatan dalam sekali tanam, namun peningkatan itu harus beriringan dengan peningkatan sektor kesehatan, terutama nilai gizinya," ujar Irwan.
Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta setelah menyaksikan penanaman perdana padi sawah dengan menggunakan teknologi jarwo super transplanter dan benih varietas unggul baru, di Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Rabu. (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar