Kota Palu (ANTARA) - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu dan PT Citra Palu Minerals (CPM) berkolaborasi mendorong pemberdayaan kelompok nelayan di Kelurahan Talise dan Besusu, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
"Tentunya ini merupakan wujud kolaborasi antara TNI AL dengan PT CPM dalam rangka mendorong pemberdayaan kelompok nelayan agar apa yang menjadi kebutuhan dari nelayan secara bertahap bisa terwujud, termasuk kebutuhan air bersih di kawasan pesisir pantai Talise," kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Palu Kolonel Laut (P) Marthinus Sir usai peletakan batu pertama pembangunan tandon air nelayan di Kota Palu, Kamis.
Salah satu bentuk dukungan, kata dia, dengan memberikan bantuan berupa pembangunan tandon air bersih pada kawasan Pantai Talise untuk nelayan setempat.
"Nantinya kami akan menyuplai air bersih ke kawasan Pantai Talise ini, karena selama ini untuk fasilitas MCK sudah ada tersedia tapi belum ada airnya," ucap Mathinus.
Ia menuturkan ke depan akan mendorong kawasan pesisir Pantai Talise ini bisa tertata lebih baik.
"Kalau bisa tempat tambatnya, tempat mencari ikan terdiri dari rumpun-rumpun dasar itu bisa tersebar yang berfungsi sebagai rumah ikan, sehingga ke depan para nelayan lebih mudah mencari ikan di Kawasan teluk Palu," sebutnya.
Menurut dia, para nelayan ini juga butuh rumah rumpon yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat istirahat nelayan usai mencari ikan di tengah laut.
"Kami pun mendorong agar dibuatkan rumah rumpon bagi para nelayan di kawasan Pantai Talise ini. Selanjutnya konsep untuk penataannya kami selaraskan dengan apa yang sudah menjadi konsep dari pemerintah daerah setempat, sehingga pembangunan selaras dan meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan kelompok nelayan di Kota Palu dan sekitarnya," kata Marthinus.
Marthinus berharap bantuan pembangunan tandon air di pesisir pantai bisa meluas ke wilayah lainnya di Sulteng.
"Saat ini masih di kawasan Pantai Talise hanya tidak menutup kemungkinan kegiatan serupa kita dorong ke tempat lainnya, seperti Donggala dan sekitarnya," ujar Marthinus.
Sementara itu GM Support & Service PT CPM A. Ari Nugroho mengapresiasi keterlibatan perusahaannya dalam program tersebut.
"Pembangunan tandon ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai proyek fisik semata, tetapi bisa memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Harapannya ini benar-benar bisa digunakan secara optimal oleh nelayan," ucap Ari.
Ia mengajak para nelayan di pesisir Pantai Talise bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun tersebut.
"Kami bersama Lanal Palu juga berencana memberikan program pendampingan pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas itu bagi para nelayan agar dapat berfungsi secara berkelanjutan," tuturnya.
Diketahui jumlah nelayan di Kelurahan Talise dan Besusu mencapai 148 orang, didominasi nelayan di Talise sebanyak 128 orang.
