BPS Sulteng Latih Petugas Sensus Pertanian

id BPS, statistik, priyono

BPS  Sulteng Latih Petugas Sensus Pertanian

Palu, 8/4 (Antara) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah saat ini masih melatih petugas sensus pertanian agar siap melaksanakan tugasnya pada 1-31 Mei 2013.

Kepala BPS Sulawesi Tengah JB Priyono di Palu, Senin, mengatakan pelatihan itu berupa pematangan konsep definisi kemiskinan sehingga bisa membedakan petani dan pelaku usaha pertanian.

Pelatihan itu ada di setiap daerah namun ada pelatihan terpusat di Kabupaten Parigi Moutong.

Pelatihan itu dilakukan oleh instruktur daerah kepada petugas lapangan yang terdiri dari koordinator tim dan pencacah lapangan. Setiap tim terdiri empat orang.

Priyono mengatakan hasil sensus diharapkan tingkat akurasinya lebih tinggi karena dilakukan secara tim, bukan perorangan lagi.

"Jadi, datanya lebih berkualitas dari pada petugas perorangan," katanya.

Pelatihan pencacah lapangan itu akan selesai pada 30 April 2013, dan selanjutnya proses sensus pertanian akan dilakukan pada 1-31 Mei 2013.

Di Sulawesi Tengah sendiri terdapat 3.021 pencacah yang terlibat dalam Sensus Penduduk 2013. Sensus tersebut akan berlangsung serentak selama satu bulan secara nasional.

Jumlah pencacah tersebut sudah termasuk koordinator yang akan terbagi dalam 753 tim di 10 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah.

Sulawesi Tengah sendiri memiliki 166 kecamatan, dan 1.815 desa.

Priyono juga menyatakan proses permintaan data dari petugas sensus pertanian tersebut tidak dipungut biaya sama sekali karena semua telah dibiayai oleh pemerintah.

Pewarta :
Editor : Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.