Pemkab Parimo gratiskan biaya rapid test sopir angkutan umum

id parimo, bupati, covid, sopir

Pemkab Parimo  gratiskan biaya rapid test sopir angkutan umum

Polisi memberikan masker kepada warga untuk dikenakan di salah satu ruas jalan di Palu, Sulawesi tengah, Rabu (30/9/2020) menjelang pemberlakuan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. ANTARA/Basri Marzuki/foc.

Parimo, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memberikan kebijakan menggratiskan biaya rapid test khusus bagi kalangan sopir angkutan umum di daerah itu.

Bupati Parimo Samsurisal Tombolotutu di Parigi, Selasa, mengatakan kebijakan tersebut sebagai bentuk perhatian dan kepeduliannya terhadap para sopir angkutan umum yang harus bekerja di tengah pandemi virus corona yang menyebabkan penumpang semakin sulit didapatkan.

"Tapi kebijakan ini hanya dikhususkan bagi mereka yang berdomisili atau memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Kabupaten Parimo," kata Bupati Samsurizal.

Ia menjelaskan sopir angkutan umum yang memiliki KTP di luar wilayah Parimo, meski trayek perjalanan melayani rute Parigi-Palu dan Parigi menuju daerah lainnya dalam wilayah Sulteng, tidak berlaku kepada mereka.

Bagi sopir yang membutuhkan dokumen kesehatan dimaksud bisa mengurusnya tanpa membayar sepersenpun pada instalasi kesehatan pemerintah.

Ray, salah seorang sopir angkutan umum yang melayani rute Parigi-Palu pp menyambut gembira kebiajakan Pemerintah Kabupaten Parimo yang menggratiskan biaya rapid test bagi kalangan sopir di daerah itu.

"Saya pribadi tentu berterima kasih, sebab saban hari aktivitas mengangkut penumpang dari Parigi ke Kota Palu dan sebaliknya, sementara masa berlaku rapid test hanya 7 hari," kata dia.

Bagaimana jika saya harus mengurus rapid test tiap tujuh hari. Berapa biaya yang keluarkan setiap bulannya, karena sekali rapid test biayanya Rp150.000.

Karena itu, kebijakan Bupati Parimo yang memberikan layanan dokumen kesehatan bagi sopir angkutan umum di daerahnya sangat membantu meringankan beban mereka.

Ia berharap kebijakan tersebut benar-benar diterapkan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan.
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar