Bagnaia bertekad tebus kekalahan tahun lalu di MotoGP Amerika

id Francesco bagnaia,enea bastianini,motogp amerika,motogp 2024,motogp,ducati lenovo

Bagnaia bertekad tebus kekalahan tahun lalu di MotoGP Amerika

Francesco Bagnaia (ANTARA/HO/Ducati Corse)

Jakarta (ANTARA) - Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia bertekad menebus kekalahannya tahun lalu di balapan utama MotoGP Amerika di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat.

Bagnaia menjadi salah satu protagonis utama di Grand Prix Amerika tahun lalu, meraih posisi pole dan memenangkan balapan Sprint.

Namun, ia kehilangan kemenangan di balapan utama karena terjatuh dan berakhir dengan tidak menyelesaikan balapan tersebut.

Sang juara bertahan pun kini tiba di Amerika Serikat dengan motivasi untuk kembali berjuang demi kemenangan.

“Saya tiba di Amerika dengan motivasi dan siap menebus kesalahan saya. Tahun lalu, kami kompetitif sepanjang akhir pekan dan jika saya tidak mengalami kecelakaan maka kami juga akan memenangkan balapan pada Minggu,” kata Bagnaia, dikutip dari laman resmi Ducati, Sabtu.

Lebih lanjut, pembalap Italia itu memperkirakan ada lebih banyak pembalap yang cepat dan kompetitif pada seri ketiga MotoGP 2024 ini.

Namun, Bagnaia mengaku cukup optimistis dengan penampilannya akhir pekan ini, mengingat dua seri pertama kemarin ia tampil dengan cukup baik.

“Saya perkirakan ada banyak pembalap yang cepat tahun ini dan ini pasti akan menantang, tetapi kami memiliki dasar yang baik untuk memulai GP (mendatang),” kata Bagnaia.

Pembalap dengan nama kecil Pecco itu mengaku COTA merupakan salah satu sirkuit favoritnya di kalender MotoGP.

“Grand Prix Amerika adalah salah satu favorit saya di kalender (MotoGP). Treknya fantastis, saya sangat menikmati Austin dan bahkan atmosfer acaranya berbeda,” ujar dia.
 

Di sisi lain, rekan satu timnya Enea Bastianini pernah meraih podium kemenangan bersama Ducati pada 2022. Saat itu ia masih berseragam Gresini Racing.

“Saya sangat senang bisa kembali ke Amerika, di mana saya melewatkan balapan tahun lalu karena cedera bahu. COTA adalah trek yang sangat saya nikmati dan trek ini menyimpan kenangan indah pada 2022, ketika saya meraih kemenangan kedua di MotoGP,” kata Bastianini.

Dengan akhir pekan yang solid di Portugal, di mana ia meraih pole dan posisi runner up pada balapan utama, Bastianini tiba di Amerika untuk menjaga momentum.

“Setelah penampilan di Portugal, saya tiba di Austin dengan perasaan termotivasi dan percaya diri. Saya mengantisipasi Grand Prix yang sengit, tapi kami sudah mempersiapkan diri dengan baik,” kata Bastianini.

“Kami memiliki dasar yang kuat dan pemahaman yang jelas tentang area yang perlu ditingkatkan, jadi kami bertekad untuk kembali menjadi yang terdepan akhir pekan ini,” ujarnya menambahkan.