Arus Mudik - Parigi Moutong perlintasan mudik antarprovinsi

id ramly,mudik

Kapolres Parigi Moutong AKBP Sirajuddin Ramly (Antaranews Sulteng/Istimewa)

Tiap tahun mudik lebaran pengendara baik roda dua maupun roda empat memilih Parigi Moutong sebagai jalur sentral karena jalur ini sangat strategis
Parigi  (Antaranews Sulteng) - Kabupaten Parigi Moutong menjadi salah satu daerah perlintasan cujup ramai para pemudik dari berbagai provinsi dan kabupaten di Sulawesi Tengah menuju Kota Palu atau sebaliknya.

"Tiap tahun mudik lebaran pengendara baik roda dua maupun roda empat memilih Parigi Moutong sebagai jalur sentral karena jalur ini sangat strategis," ungkap Kapolres Parigi Moutong AKBP Sirajuddin Ramly di Parigi, Sabtu. 

Menurutnya, jalur ini dapat menghubungkan empat provinsi di Sulawesi yakni Gorontalo, Sulut, Sulsel dan Sultra dan  sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah.  

Mengingat tingginya mobilisasi masyarakat menggunakan jalur tersebut maka Polres Parigi Moutong membangun satu posko pelayanan mudik lebaran di wilayah Desa Toboli.

Pos itu juga berfungsi sebagai tepat persinggahan bagi pemudik yang menuju arah Sulawesi Selatan maupun Sulawesi utara.

Sirajuddin memaparkan pos pelayanan Operasi Ketupat Tinombala pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 menyedikan sejumlah sarana untuk para pemudik, di antaranya posko kesehatan, servis kendaraan, hingga bus gratis tujuan Palu yang disediakan oleh Pemerintah daerah setempat.

Kapolres menghimbau para pemudik khususnya pengendara sepeda motor agar tidak memuat penumpang lebih dari kapasitas, hal itu bisa membahayakan pengendara itu sendiri, termasuk memeriksa kembali kondisi rumah sebelum ditinggalkan bepergian jauh mulai dari pintu, jendela, kompor maupun alat-alat elektronik lainnya.  

"Bagi para pemudik terutama cek kondisi kendaraan dan bawalah surat-surat serta identitas pribadi seperti STNK KTP maupun SIM, jangan bawa barang berlebihan kemudian patuhi aturan serta petunjuk berlalulintas dan terpenting berdoa untuk keselamatan," ujarnya.

Ia menguraikan bila pengendara merasa lelah jangan memksakan diri melanjutkan perjalanan, carilah tempat yang aman atau pos pelayanan yang telah disediakan untuk beristirahat, hal ini dimaksudkan sebagai upaya mengurangi resiko kecelakaan lalulintas.

Karena tidak sedikit pengendara mengalami musibah kecelakaan akibat kelalaian mereka yang tidak mematuhi rambu lalulintas.

Selain itu imbaunya, saat melaksanakan mudik masyarakat perlu melaporkan atau menitipkan rumah kepada petugas keamanan atau tetangga bila ditingga dalam keadaan kosong dan beri lampu penerang diluar rumah.

"Simpanlah barang berharga dan dokumen penting ditempat aman atau titipkan kekantor polisi terdekat," tuturnya.*
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar