Bupati Poso raih penghargaan MKK dari BKKBN

id Bupati Poso,Darmin Sigilipu,BKKBN

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu (kiri) berjabat tangan dengan seorang tokoh masyarakat usai menyerahkan proyek Pamsimas di Desa Peura, Tepian Danau Poso, Rabu (16/5). (Humas Pemkab Poso)

Artinya di samping syarat pribadi dari beliau (Darmin Agustinus Sigilipu) memenuhi, juga capain kenerja dinas kami tidak diam, kami bekerja terus,  sehingga keikutsertaan ber KB itu semakin baik, itu artinya bupati telah peduli dengan KB
Poso, (Antaranews Sulteng) - Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu meraih penghargaan Manggala Karya Kecana (MKK) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). 

Penghargaan tersebut diberikan kepada delapan orang yakni Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Walikota Palu Hidayat, dan enam bupati. 

Surat itu sesuai dengan surat BKKBN dengan nomor 2251/HL.02/02/2018 perihal penerima tanda kehormatan dan penghargaan bidang KKBPK tahun 2018. 

Dalam surat tersebut berdasarkan keputusan Presiden RI nomor 44/TK/2018 tentang penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan Keputusan Presiden RI nomor 45/TK/2018 tentang penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya.

Selain itu Keputusan Kepala BKKBN nomor 57/KEP/G2/2018 tanggal 7 Juni 2018 tentang penerima tanda penghargaan MKK, Wira Karya Kencana, Dharma Karya Kencana dan Cipta Karya Kecana 2018.

Dalam surat itu disebutkan nama-nama kepala daerah telah memenuhi persyaratan dan ditetapkan sebagai penerima tanda kehormatan dan tanda penghargaan bidang kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK). 

Penyematan tanda penghargaan dan kehormatan  itu, dalam acara temu prestasi yang dilaksanakan pada Jumat 6 Juli di gedung Bumi Beringin Kediaman Gubernur Sulawesi Utara. 

Kepala Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Poso dr Djani Moula mengatakan penghargaan Bupati Poso itu, diberikan untuk atas nama pribadi Darmin Agustinus Sigilipu yang telah memenuhi persyaratan dari kementerian mempunyai anak dua. 

Djani katakan, persyaratan yang telah memenuhi itu, diantaranya jabatan bupati, Darmin telah menjabat Bupati Poso selama dua tahun.

Bupati mempunyai anak hanya dua laki-laki atau perempuan, capaian Dinas BKKBN Poso keikutsertaan ber-KB, angka yang tidak ber-KB semakin menurun, angka kelahiran di bawah umur berkurang, program capaian kinerja keluraga berencana telah memuhi syarat secara nasional. 

Kabupaten Poso telah membentuk dinas pengendalian penduduk dan KB tersendiri, tidak bergabung dengan dinas lain. 

"Selain persyaratan itu, juga dukungan anggaran dari pemerintah yang cukup untuk dinas pengendalian penduduk dan KB di Poso,  artinya banyak yang di nilai itu, " ujar dr Djani Moula, Minggu. 

Djani katakan, Darmin Agustinus Sigilipu akan diusulkan lagi ke depan untuk meraih Satyalancana Karya Pembangunan. 

Penghargaan MKK itu, merupakan tahap awal untuk menuju Satyalancana Karya Pembangunan. Kata Djani, keberhasilan Darmin telah menggambarkan Dinas Pengendalian penduduk dan KB Poso telah bekerja secara optimal, sudah sesuai dengan yang disarankan dinas Provinsi. 

"Artinya di samping syarat pribadi dari beliau (Darmin Agustinus Sigilipu) memenuhi, juga capain kenerja dinas kami tidak diam, kami bekerja terus,  sehingga keikutsertaan ber KB itu semakin baik, itu artinya bupati telah peduli dengan KB, " aku Djani. 

Kepedulian Bupati Poso tentang pengendalian penduduk dan KB itu, kata Djani diusulkan ke pusat bersama 10 kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng, namun sebagian gugur tidak memenuhi syarat. 

Sementara data Dinas Pengendalian penduduk dan KB Kabupaten Poso, ada 23 desa telah dicanangkan sebagai Kampung KB. Menurut Djani, pihaknya telah merencanakan sebanyak 29 kampung akan di canangkan sebagai Kampung KB. Sementara keluarga yang telah ber- KB di Kabupaten Poso sudah mencapai 94 persen.***
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar