Timnas U-22 ditunggu arak-arakan dan bonus Rp2,1 miliar

id timnas,aff,u-22

Timnas U-22 ditunggu arak-arakan dan bonus Rp2,1 miliar

Para penggawa dan staf pelatih tim nasional Indonesia U-22 saat ini masih menikmati euforia keberhasilan mereka mengalahkan Thailand 2-1 demi mengangkat trofi Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa malam. (https://twitter.com/AFFPresse)

Palu (ANTARA) - Phnom Penh, (Antaranews Sulteng)  - Para penggawa dan staf pelatih tim nasional Indonesia U-22 saat ini masih menikmati euforia keberhasilan mereka mengalahkan Thailand 2-1 demi mengangkat trofi Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa malam.

Namun, di Tanah Air mereka bakal ditunggu prosesi arak-arakan juara serta bonus yang siap diberikan senilai Rp2,1 miliar, demikian disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

"Ada arak-arakan. Kami siapkan," kata Imam yang menyaksikan langsung perjuangan Osvaldo Ardiles Haay dkk di Stadion Nasional.

"Ada bonus juga kami siapkan. Kalau dihitung total bonus Rp2,1 miliar," ujar dia menambahkan.

Tim nasional Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22 setelah mengalahkan Thailand 2-1 pada partai final di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa malam. (https://twitter.com/AFFPresse) (https://twitter.com/AFFPresse/)

Menurut Imam rencana mengenai pemberian bonus itu belum disampaikan kepada para pemain maupun staf Timnas U-22.

Namun ia memastikan semuanya disiapkan sebagai wujud terima kasih atas perjuangan Marinus Wanewar dkk di Kamboja.

"Kita akan menyambut para pahlawan sepak bola ini kembali ke Tanah Air tentu dengan sambutan yang Insya Allah gegap gempita, penuh kemeriahan dan kegembiaraan atas nama Merah Putih," kata Imam.

Indonesia berhasil menjadi juara Piala AFF U-22 setelah gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay berhasil mengubur keunggulan yang sempat dimiliki Thailand lewat kaptennya Saringkan Promsupa demi memastikan kemenangan 2-1.

Baca juga: Indonesia juara Piala AFF 2019

Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar