Sharp Akan Genjot Produk Lemari Es dan Mesin Cuci

id kulkas, mesin cuci, lemari es

"Saat ini, kapasitas produksi lemari es adalah 120.000 per bulan dan mesin cuci 50.000 per bulan. Dengan dibangunnya pabrik di Kawasan Karawang International Industrial City pada Juni tahun ini dan beroperasi Oktober 2013, kapasitas untuk lemari es n


Jakarta, (ANTARA) - Rencana pembangunan pabrik ketiga Sharp di Karawang, Jawa Barat, akan meningkatkan kapasitas produksi lemari es dan mesin cuci.

"Saat ini, kapasitas produksi lemari es adalah 120.000 per bulan dan mesin cuci 50.000 per bulan. Dengan dibangunnya pabrik di Kawasan Karawang International Industrial City pada Juni tahun ini dan beroperasi Oktober 2013, kapasitas untuk lemari es nantinya menjadi 220.000 per bulan dan mesin cuci 140.000 per bulan," kata General Manager Administration Division PT Sharp Electronics Indonesia Sukiatno Halim di Jakarta, Rabu.

Menurut Sukiatno, Sharp telah memproduksi lemari es, mesin cuci, TV LCD untuk pasar Indonesia. Apabila perusahaan sudah memperoleh izin dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), kemungkinan akan diproduksi produk lain seperti panel surya dan penyejuk ruangan (AC).

Jika semua masalah perizinan selesai dan pabrik sudah beroperasi, Sharp kemungkinan akan memindahkan basis produksi AC dari Thailand ke Indonesia. Sharp juga membuat produk solar panel (panel surya) yang ramah lingkungan, paparnya.

"Di Asia, Indonesia merupakan pasar terbesar ketiga setelah China dan India. Sebagai investor, Sharp melihat peluang dan mengembangkan pabrik di Indonesia memberikan keuntungan yang besar. Ke depannya Sharp akan menyesuaikan dan menyuplai produk sesuai kebutuhan pasar dalam negeri," ungkapnya.

Sukiatno menambahkan, pangsa pasar Sharp di Indonesia mencapai 25 persen dari total produk elektronik yang beredar di pasar.

"Sharp menempati posisi kedua sebagai perusahaan elektronik terkemuka di Indonesia. Tahun lalu penjualan Sharp mencapai Rp7,4 triliun dan tahun ini penjualan ditargetkan naik 20 persen," tandasnya. (ANT)


Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.