Hidup minim sampah tapi tetap fashionable dengan sewa baju

id rental baju,persewaan baju,slow fashion

Hidup minim sampah tapi tetap fashionable dengan sewa baju

Ilustrasi aplikasi Rentique (ANTARA/HO)

Konsumen saat ini lebih memilih untuk mengkonsumsi sedikit barang namun sustainable & reliable, salah satu cara untuk mengurangi kepemilikan pakaian adalah beralih menggunakan layanan penyewaan...
Jakarta (ANTARA) - Generasi muda saat ini kian sadar dengan krisis lingkungan yang melanda Bumi sehingga banyak yang menerapkan gaya hidup minim sampah.
 
Namun bagaimana dengan mereka yang tetap ingin tampil modis dan fashionable? Mungkin jasa persewaan baju dan aksesoris bisa menjadi jawabannya.

"Konsumen saat ini lebih memilih untuk mengkonsumsi sedikit barang namun sustainable & reliable, salah satu cara untuk mengurangi kepemilikan pakaian adalah beralih menggunakan layanan penyewaan. Layanan penyewaan digunakan pada acara-acara spesial, seperti in person meeting, pernikahan, maternity shoot, wisuda virtual, staycation atau sekedar hangout dengan teman. Kami rasa konsep bisnis layanan persewaan bisa menjadi salah satu pemenang dalam industri ritel mendatang," kata CEO Rentique, Dea Amira dalam siaran pers, Kamis.

Dea menyebut kini ada pergeseran tren di mana fast fashion item yang hanya dapat dikenakan satu atau dua kali sudah tidak lagi diminati.

"Pengguna baru di Rentique semakin meningkat, konsumen telah terbiasa mengandalkan layanan online pada kehidupan sehari-hari, baik untuk delivery makanan, groceries atau apa pun, kami lihat industri online tumbuh dengan pesat dalam setahun terakhir dan itu yang membuat kami percaya akan pertumbuhan ekonomi di Indonesia di tahun ini serta normalisasi behavior mengenakan item second hand & trend sharing economy yang marak sejak pandemi COVID-19," kata dia.
CEO Rentique, Dea Amira (ANTARA/HO)


Saat Rentique diluncurkan pada tahun 2019, Rentique menawarkan alternatif fesyen yang terjangkau bagi konsumen wanita untuk mengenakan item karya desainer pada berbagai acara melalui konsep penyewaan, dengan harga sewa mulai dari Rp80.000 per empat hari.

Setelah beberapa bulan didirikan, Rentique merambah ke layanan membership yang memungkinkan pengguna untuk menyewa 8 item koleksi desainer hanya dengan Rp390.000 per bulan. Pada tahun 2021, layanan Rentique telah mencakup 31 provinsi di Indonesia, dengan lebih dari 55.000 pengguna aktif pada aplikasi ios dan android, baru-baru saja Rentique juga menyabet penghargaan aplikasi terbaik kategori “Hidden Gem” oleh Google.

Salah satu pelanggan setia Rentique adalah Putri Indonesia Gorontalo 2019, Artika Rustam.

"Saya 100 persen menyukai konsep fashion rental, memiliki sesuatu yang baru yang kemudian beberapa kali dipakai dan setelah itu mencoba item baru. Sebelum menggunakan Rentique, saya menghabiskan sekitar Rp800.000 per bulan untuk membeli item baru, dengan Rentique saya hanya menghabiskan Rp390.000 per bulan dan saya bisa mendapatkan 8 item setiap bulannya, ini benar-benar win-win solution untuk kantong dan untuk lingkungan. Melalui layanan ini saya lebih bisa mengekspresikan style fesyen saya, have fun with it dengan sekaligus menjadi eco-warrior," kata Artika.

Layanan sewa satuan atau one time rental masih menjadi produk unggulan Rentique, perusahaan juga menawarkan layanan sewa untuk wanita hamil dan anak-anak untuk terlihat menawan pada setiap acara baik informal maupun formal.

Rentique telah bermitra dengan layanan laundry ramah lingkungan sejak didirikan, layanan laundry tersebut telah memegang sertifikat "enviro-kleen", yang notabene tidak menggunakan bahan kimia berbahaya sehingga tidak membahayakan pengguna & planet.

"Sejak didirikan Rentique juga menggunakan recycled garment bag sebagai wadah penyimpanan item fesyen, agar mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai," ujar Dea.

Rentique yang merupakan startup karya anak bangsa, telah memiliki lebih dari 5.000 produk fesyen dari desainer internasional maupun lokal, dan telah bekerjasama dengan lebih dari 60+ brand lokal selama pandemi. Yang mana kebanyakan brand tersebut dipimpin oleh wanita. Dengan bergabung bersama Rentique, designer dapat menambah pendapatan baru, setiap bulannya menghasilkan keuntungan lebih dari 20 persen. Rentique juga membagikan informasi terkait quality control kepada desainer, hal-hal sederhana seperti tren pasar, atau cara agar jahitan kancing dapat diperkuat, mereka meyakini hal tersebut dapat membantu desainer untuk meningkatkan daya tahan barang (durability) dan sebagai bahan pengambilan keputusan yang lebih baik untuk koleksi di masa mendatang.

“Berdasarkan data yang diperoleh oleh Rentique, jika konsumen menyewa satu item, kemudian dalam beberapa minggu menyewa item hingga tiga kali, secara statistik konsumen tersebut akan menjadi pelanggan tetap kami," kata Dea.

“Misi saya dengan Rentique, bukan merubah perilaku konsumen untuk lebih memilih menyewa daripada membeli, tetapi untuk membentuk perilaku konsumen agar dapat berbelanja dengan lebih baik dan bijak. Sejak Rentique didirikan konsumen benar-benar mengadopsi gagasan ini bahwa tidak perlu kita memiliki semua item dan take pride in ownership, dengan rental, telah mengubah perspektif member kami untuk mengadopsi gaya hidup yang sustainable & live with less. Penting sekali untuk kita semua mulai mencoba gaya hidup ini sekaligus menghemat budget shopping setiap bulan dengan sesuatu yang longlasting dan lebih affordable," pungkas Dea.

Sedangkan untuk Lebaran tahun ini, Rentique telah menyiapkan koleksi cantik mulai dari kaftan, tunik, dan dress modest dari partner desainer mereka yang dapat disewa melalui aplikasi mereka. Silk masih memainkan peran besar dalam tren tahun 2021 bersama dengan earthy tone dan pastel.
 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar