Parigi, Sulteng (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah mengaku optimistis mencapai target vaksinasi 70 persen dari total sasaran 323.177 jiwa hingga akhir 2021.
"Kami optimis target ini bisa terpenuhi di akhir Desember nanti, sebab warga sangat antusias ikut berpartisipasi menyukseskan program vaksinasi," kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Parigi Moutong Irwan di Parigi, Senin.
Meskipun saat ini sudah di penghujung tahun, pemkab setempat terus menggenjot gerakan vaksinasi massal di 278 desa di Parigi Moutong dengan melibatkan masing-masing puskesmas.
Catatan Dinas Kesehatan Parigi Moutong per tanggal 14 Desember, realisasi vaksinasi 55,05 persen dari target sasaran 323.177 jiwa.
Ia memaparkan Kementerian Dalam Negeri telah memberikan penegasan kepada daerah yang tidak mencapai target vaksinasi tahun ini akan menghadapi penangguhan dana insentif daerah (DID).
"Sanksi seperti itu sebenarnya untuk memotivasi daerah memasifkan layanan vaksinasi. Kalau target vaksinasi ditetapkan pemerintah pusat memenuhi target tentunya berdampak positif terhadap daerah untuk meminimalisir penularan COVID-19," ucap Irwan.
Guna mengejar ketertinggalan 15 persen, pemkab dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) setempat terus melakukan monitoring ke masing-masing desa untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik.
"Kita masih memiliki kesempatan. Oleh karena itu, peluang ini harus diforsir semaksimal mungkin," kata dia.
Ia mengapresiasi langkah dilakukan polres setempat, yang telah mendukung penuh percepatan vaksinasi Parigi Moutong dengan melibatkan tim vaksinator Polda Sulawesi Tengah dengan turun ke masyarakat.
"Paling tidak, masing-masing desa minimal 50 orang per hari divaksinasi dengan sisa waktu yang ada, bisa menutupi ketertinggalan target," katanya.
Pemkab setempat juga akan melakukan pertemuan dengan forkopimda dalam rangka mengeluarkan kebijakan pengetatan kegiatan masyarakat selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.