Jumat Agung dimaknai sebagai pengorbanan Yesus terhadap umat

id Paskah, Jumat agung, umat Kristen, GKST, Imanuel palu, Sulteng

Jumat Agung dimaknai sebagai pengorbanan Yesus terhadap umat

Suasana ibadah Jumat Agung di Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Immanuel Palu Jalan Masjid Raya Kota Palu, Jumat (7/4/2023). Rony Sandi

Palu (ANTARA) -
Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Jemaat Imanuel Palu merayakan Jumat Agung dan dimaknai sebagai pengorbanan Yesus kepada umatnya dirangkaikan dengan perjamuan Kudus.
 
"Kasih, pengorbanan Yesus akan kita peringati dalam perjamuan Kudus, sebagai peringatan pengorbanan kepada kita umatnya," kata Pendeta Nelce Koedio dalam khotbah renungan Jumat Agung di Palu, Jumat.
 
Ia mengemukakan penderitaan hingga mati di kayu salib dimaknai sebagai perjalanan hidup bahwa kasih Allah selalu menyertai. Pengorbanan, kasih Yesus menjadi makna bagi umatnya untuk berkorban, mengampuni dengan kasihnya bersama sesama manusia.
 
Oleh karena itu, perayaan Jumat Agung/Paskah, yakni untuk menjadi umat Kristen saling bertanggung jawab, melayani, berkorban di pelayanan gereja, keluarga, dan masyarakat.
 
"Kasih Tuhan menyertai kita semua. Kita sebagai umat Kristen yang taat harus meneladani pengorbanan Yesus untuk kemaslahatan umat," ujarnya.
 
Pada rangkaian ibadah dilaksanakan perjamuan kudus Jumat Agung dipimpin Pendeta Nelce Koedio diikuti oleh jemaat.
 
Selain perjamuan Kudus, perayaan Jumat Agung juga menggelar lomba membuat taman Paskah selama sepekan yang diikuti 19 perwakilan kelompok.
 
Koordinator seksi acara perayaan Jumat Agung dan Paskah GKST Jemaat Immanuel Palu Pendeta Resmina Patoro mengatakan perayaan Jumat Agung dan Paskah kali ini dibuat lebih meriah, selain ibadah di gereja, juga digelar lomba taman Paskah di lokasi tanah GKST Immanuel Palu.
 
 Lomba taman Paskah dimaknai sebagai peringatan bagi jemaat dalam kebersamaan.
 
"Beberapa tahun sebelumnya saat pandemi kita tidak bisa ada kegiatan keramaian, momen Jumat Agung dan Paskah kali ini kita sudah dinyatakan endemi, sehingga kami menggelar kegiatan lomba taman Paskah untuk memeriahkan dalam kebersamaan sesama warga jemaat," ucap Resmina.