Lapas Luwuk komitmen cegah dan berantas peredaran narkoba

id Lapas Luwuk ,Cegah peredaran narkoba,Berantas narkoba ,Luwuk ,Kabupaten Banggai ,Sulteng

Lapas Luwuk komitmen cegah dan berantas peredaran narkoba

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Luwuk Syahruddin. (ANTARA/HO-Humas Kemenkumham Sulteng)

Luwuk, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Luwuk, Sulawesi Tengah menyatakan memiliki komitmen untuk terus melakukan pencegahan dan memberantas peredaran narkoba di Lapas setempat.
 
"Kami pasti akan tegak lurus mendukung pemberantasan peredaran narkotika, dan koordinasi pun akan selalu kami lakukan bersama aparat penegak hukum,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Luwuk Syahruddin di Kabupaten Banggai, Senin.
 
Ia menegaskan hal tersebut terkait adanya informasi dugaan keterlibatan salah seorang narapidana Lapas Luwuk dengan seorang pelaku pengedar narkotika jenis sabu berinisial SK (33) yang diamankan Polres Banggai di lokasi parkiran penginapan permai, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Banggai, Kamis (14/9).
 
Syahruddin menyebutkan usai menerima informasi tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan pihak Polres Banggai untuk melakukan penyelidikan kasus.

Pihaknya juga turut meningkatkan pengawasan internal di dalam kawasan Lapas Luwuk.
 
Menurut dia, pihaknya akan terus berkomitmen dalam mendukung secara penuh pengungkapan kasus tersebut guna mewujudkan Lapas Bersinar atau bersih dari narkoba yang telah digaungkan bersama dengan seluruh aparat penegak hukum.
 
“Jadi, kami telah koordinasi dengan Polres Banggai, mereka juga masih menunggu pengembangan kasusnya seperti apa, apakah benar berasal dari dalam lapas," kata dia.
 
Ia menegaskan hukuman telah menanti bagi siapa saja yang berurusan dengan narkoba serta barang haram lainnya.
 
Syahruddin berharap proses penyelidikan bersama aparat kepolisian dapat berjalan dengan baik.
 
"Selain itu, kami tentunya berharap pembinaan yang diberikan dapat menghasilkan narapidana yang berkarakter baik dan taat aturan sebagai anak bangsa," ujarnya.