UMKM Bahodopi tumbuh 62,7 persen, serap ribuan tenaga kerja

id Imip,umkm,Bohodopi,tumbuh

UMKM Bahodopi tumbuh 62,7 persen, serap ribuan tenaga kerja

Salah satu UMKM di Bahodopi, Kabupaten Morowali. Foto : ANTARA/HO (Dokumentasi PT.IMIP)

Morowali (ANTARA) - Pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, meningkat signifikan sebesar 62,7 persen dalam lima tahun terakhir. Data per Maret 2025 mencatat 7.643 unit usaha aktif, menyerap tenaga kerja hingga 16.705 orang. Lonjakan ini mencerminkan iklim usaha yang kondusif di tengah pesatnya aktivitas industri nikel di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

UMKM yang mendominasi adalah kios sembako merangkap Pertamini (981 unit), stan minuman (735 unit), dan warung makan semi permanen (670 unit). Selain itu, terdapat ratusan unit usaha lain seperti konter ponsel, bengkel, toko pakaian, serta kios perlengkapan kerja.

Pertumbuhan tertinggi tercatat pada 2024 dengan peningkatan 14,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Kepala Media Relations Department PT IMIP, Dedy Kurniawan, menyebut UMKM sebagai penggerak penting ekonomi lokal.

“Dominasi UMKM dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia memang sangat besar sekali. Sektor UMKM mampu menyerap sejumlah tenaga kerja dan mendukung pertumbuhan produk domestik regional bruto (PDRB) di daerah,” ujarnya, Selasa (1/7).

Menurut data internal PT IMIP, sejak 2021 UMKM di Bahodopi terus menunjukkan tren naik, dari 4.697 unit pada 2021 menjadi 7.318 di akhir 2024, meskipun pertumbuhannya mulai melambat.

Salah satu pelaku UMKM yang sukses adalah Abdullah (53), pemilik warung “Dapur Pak Dul” di Desa Bahomakmur. Setelah merantau dari Soppeng, ia merintis usaha kuliner yang kini beroperasi 24 jam sejak kehadiran PT Chengtok Litium Indonesia (CTLI) pada Oktober 2024.

“Sudah delapan bulan ini saya buka warung hingga 24 jam. Karena banyak juga pelanggan dari karyawan PT CTLI yang masuk bekerja malam hari,” kata Abdullah. Warungnya kini mempekerjakan 18 orang.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.