Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah memastikan tetap menerapkan prinsip pembangunan yang berkelanjutan di daerah itu yakni pembangunan hijau.
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan pembangunan hijau sesuai dengan upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor strategis seperti pertanian, pariwisata, usaha, supermikro, mikro, kecil dan menengah.
"Tentunya sektor-sektor itu memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tapi juga harus memperhatikan pelayanan dasar yang berkualitas, pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat," kata Rizal Intjenae di Sigi, Minggu.
Ia menuturkan Kabupaten Sigi memiliki potensi besar pada sektor pertanian dan pariwisata.
"Kami berkomitmen terus meningkatkan produktivitas dan inovasi teknologi dalam bidang pertanian guna mendukung ketahanan pangan daerah termasuk peningkatan kualitas infrastruktur pariwisata di Kabupaten Sigi," ucapnya.
Ia mengemukakan perbaikan infrastruktur berupa jalan di daerah itu dapat menarik minat wisatawan dan masyarakat untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di Sigi.
"Jika pariwisata di Sigi meningkat maka bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sehingga sektor ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan menjaga kelestarian alam serta budaya lokal," sebutnya.
Menurut dia, pemerintah daerah juga memastikan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dan membangun sesuai dengan karakteristik wilayah.
"Targetnya Kabupaten Sigi mampu bersaing di kancah regional maupun nasional dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Sigi," katanya.
Rizal menyebutkan ke depan pihaknya bisa mewujudkan ketahanan yang tangguh dalam membangun masyarakat sejahtera dan berdaya saing di Kabupaten Sigi.
"Harapannya seluruh pihak harus berperan aktif dalam mencapai tujuan bersama agar pembangunan Kabupaten Sigi dapat terlaksana dengan efektif dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat," ujarnya.
Pemerintah daerah mengajak dengan semangat gotong royong dan kolaborasi bisa mewujudkan Kabupaten Sigi sebagai lumbung pangan di Sulteng dan destinasi wisata alam serta budaya yang dikenal hingga nasional.
Diketahui Pemkab Sigi sudah mengajukan Rancangan Peraturan (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sigi Tahun 2025–2029 ke DPRD setempat.
