TNLL gandeng babinsa dan babinkamtibmas tingkatkan pengawasan

id tnll,patroli,tni

TNLL gandeng babinsa dan babinkamtibmas  tingkatkan pengawasan

Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu,Jusman. (Foto Antara/Anas Masa) (Antara/Anas Masa)

Palu (ANTARA) - Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Babinsa dan Babinkamtibmas yang ada di setiap desa bersama-sama melaksanakan pengawasan di kawasan konservasi.

"Petugas kami yang ada di lapangan rutin melaksanakan patroli keliling di sekitar dan dalam kawasan konservasi," kata Kepala Besar TNLL, Jusman di Palu, Rabu.

Ia mengatakan kegiatan itu juga melibatkan kelompok masyarakat konservasi yang ada di masing-masing desa sekitar kawasan konservasi.

"Dan ini sangat membantu dalam menekan jumlah gangguan dalam wilayah TNLL," kata Jusman.

Untuk diketahui bahwa luas kawasan TNLL ada sekitar 217.000 hektare dan tersebar di dua wilayah administrasi yakni sebagian masuk dalam wilayah Kabupaten Poso dan sebagian lagi Kabupaten Sigi.

Sementara di satu sisi, pihaknya mengakui sangat terbatas personel sehingga butuh bantuan berbagai pihak dalam upaya mengamankan dan mengawasi keberadaan kawasan konservasi.

Dia menambahkan ada sekitar 76 desa di sekitar kawasan TNLL sehingga rawan berbagai gangguan seperti perambahan, pencurian hasil-hasil hutan dan perburuan satwa.

Juga tentu saat musim kemarau, rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

Karena itu, dalam upaya mencegah gangguan dimaksud, pihaknya terus menjalin kemitraan baik dengan institusi pemerintah, TNI/Polri juga kelompok-kelompok masyarakat konservasi yang ada di desa.

"Ini yang sudah kami lakukan selama ini dan cukup membantu di lapangan," kata Jusman.

Jusman tidak merinci, kecuali mengatakan selama beberapa tahun terakhir ini jumlah kasus perambahan,pencurian hasil hutan dan perburuan satwa termasuk endemik di dalam kawasan TNLL semakin berkurang.

TNLL sendiri telah ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh Unesco pada Tahun 1977.

Kini, kawasan TNLL banyak dijadikan obyek penelitian dari berbagai pihak. ***2***
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar