Palu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar latihan praoperasi untuk mematangkan persiapan Operasi Patuh Tinombala 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat.
"Untuk mendukung keberhasilan operasi, maka perlu dilakukan latihan pra operasi sehingga pada saat operasi berlangsung, seluruh personel yang terlibat dapat memahami tugas dan tanggung jawab sesuai dengan satuan tugas masing-masing," kata Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Sulteng Kombes Pol. Giuseppe Reinhard Gultom di Palu, Jumat.
Ia menjelaskan Operasi Patuh Tinombala 2025 merupakan salah satu upaya Polri, khususnya polisi lalu lintas untuk meminimalisir angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di jalan raya.
Untuk itu, kata dia, latihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan personel yang terlibat di bidang keterampilan, sikap dan pengetahuan.
Selain itu juga, untuk memantapkan koordinasi, komunikasi, serta kerja sama dan memperkuat sinergisitas fungsi operasional Polri, khususnya secara internal dan eksternal.
Ia juga mengatakan operasi ini untuk menguji sejauh mana tingkat pemahaman masyarakat tentang peraturan perundang-undangan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan, sekaligus sebagai kontrol polisi lalu lintas terhadap upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Ia menjelaskan berdasarkan hasil evaluasi Operasi Patuh Tinombala tahun 2024, tercatat peningkatan signifikan dari segi angka kecelakaan dan korban jiwa.
Polda Sulteng mencatat kasus kecelakaan lalu lintas meningkat dari 29 kasus pada 2023, menjadi 33 kasus pada 2024 atau naik 14 persen.
Sementara itu, korban meninggal dunia bertambah dari delapan jiwa pada 2023 menjadi 12 jiwa pada 2024, serta penindakan tilang elektronik baik statis maupun mobile juga meningkat hingga 80 persen.
Ia mengatakan fakta ini menjadi catatan penting yang perlu ditindaklanjuti secara serius, terutama dalam melakukan analisis dan pemetaan wilayah rawan kecelakaan, guna mencegah terulangnya insiden di titik yang sama.
Oleh karena itu, lanjut dia, Polda Sulteng siap melaksanakan Operasi Patuh Tinombala yang akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 14-27 Juli 2025.
Ia mengatakan Operasi Patuh ini akan mengedepankan pada tiga aspek, yakni preemtif, preventif, hingga represif secara simultan atau beriringan.
"Operasi ini mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik (statis dan mobile) dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sehingga dapat menurunkan angka kecelakaan di wilayah Sulawesi Tengah,” ujarnya.
