Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah mencatat adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni dengan adanya Bus Trans Donggala mencapai Rp500 juta.
Bupati Donggala Vera Elena Laruni melalui Kepala Dinas Perhubungan Donggala Happy Handayani Noor mengatakan bahwa penghasilan bersih dari bus trans itu sebesar Rp500 juta sejak pertama kali mulai beroperasi pada 13 Januari 2025 hingga saat ini.
"Jadi penghasilan dari empat bus ini dalam sehari bisa mencapai Rp5 juta perhari," kata Happy kepada awak media di Donggala, Minggu.
Ia mengemukakan penghasilan bersih dari seluruh bus trans Donggala itu sudah melampaui target dari PAD Kabupaten Donggala yakni Rp250 juta yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah daerah dan DPRD setempat.
"Harapannya transportasi ini bisa menjadikan layanan angkutan umum yang aman, nyaman, dan murah dengan pengertian dapat terjangkau oleh masyarakat," ucapnya.
Happy menyebutkan, pihaknya berupaya untuk terus meningkatkan pendapatan daerah melalui transportasi umum tersebut.
"Tentunya bus ini tidak hanya menjadi solusi transportasi massal yang efektif, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian di Donggala," sebutnya.
Diketahui bus trans Donggala itu mulai beroperasi pada Januari 2025 dengan rute di Kecamatan Banawa, Banawa Tengah dan Banawa Selatan termasuk ke Kota Palu.
Angkutan umum bus itu menggunakan skema Buy The Service (BTS) atau pembelian layanan sehingga pemerintah daerah bermitra dengan PT Yukata selaku operator bus dan PT Piala Mas sebagai karoseri dari kendaraan.
Untuk tarif bus itu dari Kota Palu ke Kabupaten Donggala maupun sebaliknya sebesar Rp10 ribu per orang dengan jadwal operasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 Wita.
