Palu, Sulteng (ANTARA) - DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mendorong peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan melalui dialog lokakarya bertajuk “Berani Harmoni: Wujudkan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Tengah Berkelanjutan dan Inklusif 2025” yang digelar di Convention Hall Swiss-Belhotel Silae, Palu.
Ketua DPRD Provinsi Sulteng diwakili Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat, Moh Hidayat Pakamundi mengapresiasi penyelenggaraan lokakarya yang dinilainya penting untuk mendorong pembangunan ekonomi yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga menjamin keberlanjutan lingkungan dan inklusivitas sosial.
“Dialog seperti ini membuka ruang diskusi yang konstruktif dalam merumuskan kebijakan yang pro rakyat, berpihak pada UMKM, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD Sulteng siap mendukung langkah-langkah konkret hasil dialog, demi meningkatkan daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dialog dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Kepala Perwakilan BI Sulteng M Irfan Sukarna, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Riski Handayani Mustafa, Direktur Musik, Film dan Animasi Kemenparekraf Amin Abdullah, Mantan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas, dan Ketua Umum ISEI Palu Muzakir.
