Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala menggandeng Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah melakukan penanaman mangrove di pesisir Desa Lalombi Kecamatan Banawa Tengah, Donggala.
"Jadi penanaman mangrove tidak sekadar simbol kepedulian terhadap ekosistem laut dan pantai, tapi sebagai langkah strategis menjaga generasi di masa mendatang," kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni usai menanam mangrove di Desa Lalombi, Senin.
Ia mengemukakan penanaman bibit mangrove itu diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Donggala, Kapolres Donggala, dan Kejati Sulteng.
"Selain penanaman mangrove ini dilanjutkan dengan melepaskan 60 tukik di pesisir pantai Desa Lalombi," ucapnya.
Ia menuturkan menjaga lingkungan dan ekosistem laut harus terus dilakukan oleh semua pihak baik pemerintah daerah maupun masyarakat setempat.
"Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya, Kabupaten Donggala berupaya menjaga kelestarian kekayaan alamnya sekaligus membangun masyarakat yang sejahtera dan berkelanjutan," katanya.
Vera menjelaskan hewan tukik yang dilepaskan ke pantai Donggala itu dapat tumbuh, berkembang, dan menjadi penjaga lautan.
"Demikian pula mangrove yang kita tanam ini semoga dapat bertumbuh kuat, berakar kokoh, dan menjadi penyangga kehidupan di pesisir Donggala," katanya.
Sementara itu Kepala Kejati Sulteng N. Rahmat menjelaskan bahwa penanaman mangrove dan pelepasan hewan tukik di pesisir pantai menjadi salah satu upaya konservasi lingkungan.
"Harapannya dengan kegiatan kali ini bisa memberikan dampak positif dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir," katanya.
Menurut dia, kepedulian terhadap alam akan membawa dampak positif serta menciptakan keberlangsungan lingkungan yang sehat di wilayah tersebut.
"Sebagai bentuk keseriusan menjaga kawasan laut itu kami juga bersama pemerintah daerah melakukan penandatanganan deklarasi komitmen bersama perlindungan dan pelestarian ekosistem laut Donggala dan Teluk Palu," tuturnya.
