Palu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana kesehatan.
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka dalam keterangannya di Palu, Jumat, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Keberadaan fasilitas rawat inap baru di Puskesmas Simpong diharapkan dapat menekan angka rujukan ke RSUD Luwuk. Dengan demikian, layanan kesehatan menjadi lebih dekat dan memadai, khususnya bagi masyarakat Simpong,” katanya.
Bupati Banggai meresmikan Gedung Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) dan Rawat Inap UPTD Puskesmas Simpong, di Kecamatan Luwuk Selatan.
Ia mengatakan peresmian ini menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan daerah “Gerbang Sehat” dalam rangka meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Puskesmas Simpong yang berdiri sejak 1982 merupakan satu-satunya puskesmas di wilayah Kecamatan Luwuk Selatan.
Gedung UGD dan Rawat Inap yang baru dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, di antaranya ruang nurse station, ruang tindakan, ruang observasi, ruang perawatan umum, dewasa dan anak, ruang dokter, dapur gizi, ruang sterilisasi alat, serta instalasi pengelolaan air limbah.
Saat ini, Puskesmas Simpong didukung oleh 20 tenaga perawat dan satu dokter umum sebagai penanggung jawab.
Bupati juga mengimbau seluruh tenaga kesehatan, baik bidan, perawat, maupun dokter, untuk memberikan pelayanan secara optimal dan humanis kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Nurmasita Datu Adam mengatakan bahwa pada tahun 2025 terdapat tujuh puskesmas yang ditingkatkan dari layanan rawat jalan menjadi rawat inap.
“Tujuh puskesmas tersebut yakni Puskesmas Simpong, Sinorang, Nuhon, Bone Bakal, Nambo, dan Mantoh. Seluruhnya telah mengantongi izin operasional dan terdaftar di register pusat,” ujarnya.
Dengan penambahan tersebut, lanjut dia, dari total 27 puskesmas di Kabupaten Banggai, sebanyak 19 puskesmas kini telah menyediakan layanan rawat inap.
Ia mengatakan hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam memastikan akses pelayanan kesehatan yang merata, bermutu, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
