KPU Morowali Utara alokasikan dana publikasi Pilkada 2020 sebesar Rp507 juta

id KPU Morut,Pilkada Morut

KPU Morowali Utara alokasikan dana publikasi Pilkada 2020 sebesar Rp507 juta

Ketua KPU Morut Yusril Ibrahim (tengah) bersama para jurnalis usai menandatangani MoU di Kolonodale, Sabtu (22/2) (ANTARA/HO-Michael Sorisi)

Kolonodale (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Morowali Utara berkomitmen untuk sangat transparan dalam menyelenggarakan Pilkada 2020 sehingga perlu sekali untuk menjalin kerja sama yang intens dengan media untuk mengawal pesta demokrasi ini.

KPU Morowali Utara yang dikomandoi Yusril Ibrahim itu akhir pekan lalu menjalin kerja sama dengan sejumlah media yang diharapkan intens menyosialisasikan tahapan pilkada sekaligus untuk mendukung transparansi pemilu.

KPU sendiri, kata Yusril, menyediakan alokasi anggaran untuk publikasi dan sosialisasi, termasuk iklan senilai Rp507 juta lebih dan akan dikelola secara transparan dan akuntabel.

"Ini untuk mendukung prinsip kerja kita yang transparan karena menyebarluaskan itu bukan hanya informasi-informasi seperti kegiatan sosialisasi aja, tapi juga menyebarkan informasi tentang hasil pemungutan dan perhitungan suara. Kemudian rekapitulasi hasil perhitungan suara," kata Ketua KPU Morut Yusri Ibrahim, Sabtu (22/2).

Kerja sama tersebut terkait penyedia data dan kerja sama pemilu. KPU menginginkan agar media-media membantu menyebarluaskan informasi tentang pilkada Morut.

Yusri mengatakan laporan dari media nantinya untuk membantu penyelenggara pemilu mengoreksi hasil pemilu.

"Jadi menyampaikan informasi yang transparan akan memberi manfaat bagi para semua pihak," sebut pria yang akrab disapa Uci itu.

Baca juga: Pilkada Morowali Utara 2020 tanpa calon independen
Baca juga: KPU Morut Jangkau Daerah Terpencil Dengan Helikopter


Uci menambahkan mekanisme kerja sama dengan media dalam mempublikasi tahapan pilkada serentak 2020 di Morowali Utara dituangkan dalam MoU dengan empat media cetak dan delapan media online.

Media-media yang menjalin MoU dengam KPU Morut imi memilkii perwakilan atau wartawan di Morowali Utara sehingga nantinya para wartawan akan lebih mudah meliput kegiatan tahapan KPU Morut.

Sementara standarisasi pembiayaan yang akan dikeluarkan sudah tertuang di dalam RKA KPUD Morut yang dilakukan secara terbuka dan transparan kepada media.

"Pembiayaan publikasi ini untuk kegiatan sosialisasi dalam bentuk pemberitaan umum, maupun gelondongan, mulai dari biaya proses pencalonan bakal calon hingga pada penetapan pasangan calon," jelas Uci.

Sementara standar biaya liputan debat kandidat dan iklan kampanye Visi Misi Paslon selama 14 hari juga akan dipublikasikan oleh media mitra KPUD Morut.

"Meski demikian dalam MoU masing-masing media diminta ikut melampirkan legalitas perusahaannya, termasuk nantinya akan dikenakan pemotongan pajak," imbuh Uci.

Pembahasan kerja sama dengan media tidak ada yang ditutup-tutup, total anggaran yang disediakan untuk biaya publikasi dan sosialisasi melalui media sesuai dalam RKA adalah Rp507.200.000,00,- sudah termasuk dengan biaya iklan.

Baca juga: Sekda Morut hadiri apel siaga Pemilu, akses ke sejumlah TPS sulit
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar