Astrid Ingin Semangat Paskibra Jadi Contoh Pelajar

id astrid, paskibra, siswa

Astrid Ingin Semangat Paskibra Jadi Contoh Pelajar

Astrid (tengah) (FOTO ANTARA/Riski Maruto/13)

Palu (antarasulteng.com) - Astrid, pembawa baki bendera saat upacara bendera 17 Agustus 2013 di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, mengaku dirinya bisa menjadi contoh positif bagi para juniornya di sekolah.

Ditemui usai upacara peringatan upacara bendera, Sabtu, pelajar Kelas II SMA Madani Palu ini mengaku untuk menjadi seorang anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) tidaklah mudah, dia harus menjalani serangkaian tes terlebih dahulu.

"Perjuangan dan latihan keras inilah yang harus menjadi semangat dan dicontoh oleh teman-teman," kata gadis bernama lengkap Georgiana Astrid Marchela ini.

Tes yang dijalani setiap anggota pasukan pengibar bendera antara lain wawancara tentang pengetahuan serta tes fisik.

Dia mengatakan pengalaman selama menjadi anggota pasukan pengibar bendera itu juga bisa memupuk mental yang kuat serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi sesuatu.

"Semangat inilah yang harus diterapkan oleh pelajar saat ini," kata Astrid yang lahir pada 25 Juni 1997.

Selama mengkuti proses pelatihan pasukan pengibar bendera lebih satu bulan lamanya, Astrid awalnya mengalami kesulitan dalam menyesuaikan dan memberikan motivasi kepada diri sendiri.

"Awalnya, saya harus jatuh bangun namun dengan tekad kuat akhirnya bisa berhasil. Dan semuanya menjadi lega sekaligus bangga setelah upacara berlangsung dengan lancar," kata perempuan yang ingin meneruskan kuliah di jurusan hubungan internasional atau ilmu politik ini.

Anak kedua dari pasangan Alex Walelang dan Endah Wijayanti ini juga mengatakan pembawa baki bendera Merah-Putih bukanlah ditentukan dari segi penampilan atau kecantikan semata.

"Kepribadian dan sikap selama proses latihan juga menjadi kriteria," kata gadis berdarah Manado-Jawa itu.

Dia mengatakan bahwa pada awalnya terdapat sejumlah calon siswi pembawa baki bendera Merah-Putih.

"Menjadi salah satu anggota Paskibra saja sudah bangga, terlebih lagi terpilih menjadi pembawa baki," kata Astrid yang didampingi ibunya.