Sigi,Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi mendorong adanya potensi obyek wisata baru untuk dapat dikembangkan menjadi destinasi guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan juga devisa negara melalui sektor pariwisata.
"Saya sangat mendukung penuh pengembangan potensi obyek wisata di masing-masing wilayah di Sigi," kata Bupati Irwan Lapata, Kamis.
Bupati Irwan mengatakan jika memang di desa ada potensi obyek wisata agar dikembangkan untuk menjadi suatu sumber penghasilan bagi masyarakat dan desa sendiri. Pemerintah daerah tentu akan mendukungnya, apalagi sektor periwisata menjadi sektor unggulan selain pertanian, perkebunan, perikanan danau dan usaha kecil mikro (UKM).
Di Sigi, kata dia, tidak memiliki laut dan tambang seperti daerah lain di Sulteng yang menjadi sektor primadona.
"Yang ada pada daerah kita adalah pertania, perkebunan,UMK dan perikanan danau, serta sektor pariwisata," ujarnya.
Karena itu, Pemkab Sigi jangan respon dan memberikan apresiasi bagi pengembangan obyek-obyek wisata baru di daerah itu.
Menurut dia, semakin banyak obyek wisata, tentu akan semakin banyak pula memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan masyarakat dan daerah serta devisa.
Bupati mengaku ada beberapa obyek wisata baru yang mulai dikembangkan masyarakat di desa seperti obyek wisata alam baru Bendungan Misterius di Desa Balane, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.
Berikutnya adalah obyek wisata alam Bulu Tanda di Desa Sibedi, Kabupaten Sigi.
Obyek wisata itu baru dikembangkan masyarakat setempat, khususnya kalangan pemuda pada Mei 2020 dan setiap hari libur Sabtu dan Minggi mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal dan dari Kota Palu.
Jika obyek wisata dikelola dengan baik,niscana akan semakin banyak dikunjungi, termasuk wisatawan mancanegara. Informasi yang dihimpun, pengembangan obyek wisata tersebut menggunakan dana desa.
