Pemkot Makassar programkan 'Lorong Wisata' Rp170 miliar

id pemkot makassar, program lorong wisata, dianggarkan rp170 miliar, 144 program kegiatan, wali kota makassar, moh ramdhan

Pemkot Makassar programkan 'Lorong Wisata' Rp170 miliar

Suasana rembuk warga saat pemilihan Dewan Lorong untuk persiapan peluncuran Lorong Wisata di wilayah Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/6/2022). ANTARA/HO-Diskominfo Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengalokasikan dana sebesar Rp170 miliar untuk mendukung program "Wisata Lorong", dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), unit/bagian Sekretariat Daerah, kecamatan kelurahan, dan Badan Usaha Miliki Daerah di lingkup pemerintah kota setempat.

"Kami mengapresiasi kinerja dan kerja sama dari seluruh pihak yang telah menunjukkan kerja nyata dalam mempercepat realisasi Lorong Wisata di wilayah tanggung jawabnya masing-masing," ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Jumat.

Danny - sapaan Moh. Ramdhan Pomanto menambahkan dana program Wisata Lorong itu bersumber dari 36 dinas dan badan, 15 kecamatan serta 12 unit/bagian Sekretaris Daerah (Setda) pemerintah kota setempat, dengan sasaran 114 program kegiatan.

Sejak triwulan pertama tahun 2022 sampai sekarang, sejumlah OPD terus bergerak memulai persiapan Lorong Wisata sesuai tugas dan fungsinya, antara lain Dinas Penataan Ruang telah tuntas mencetak peta lorong wisata, sedangkan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Pemkot Makassar telah menyelesaikan draft Surat Keputusan (SK) Dewan Lorong Wisata (D Lor).

Begitu juga dengan tugas Dinas Pariwisata merampungkan pemetaan dan kurasi kuliner Lorong Wisata, sedangkan Dinas Perpustakaan melakukan kunjungan Dongeng Keliling Lorong (Dongkelor).

Kemudian tugas Dinas Pendidikan menyiapkan 1.000 beasiswa bagi anak lorong berprestasi, dengan harapan dapat mengentaskan anak putus sekolah di 1.000 lorong, sementara Dinas Kesehatan bertugas menurunkan tim tenaga kesehatan untuk mendata penyakit umum di masyarakat termasuk data status vaksinasi COVID-19 warga bermukim di Lorong Wisata.

Sedangkan Dinas Komunikasi dan Informatika berperan dalam pemanfaatan teknologi dan informasi dengan menyiapkan CCTV Lorong yang terintegrasi dengan War Room, Wifi Lorong, pembuatan aplikasi lorong, pembuatan mural tokoh sejarah berbasis Augmanted Reality, selain optimalisasi PPID utama dan pembantu, pembinaan start up lorong, media center berbasis digital, influencer atau komunikator lorong, dan lomba foto lorong wisata.

"Jadi konsep Lorong Wisata ini menggabungkan teknologi, budaya, wisata kuliner, sejarah, kearifan lokal, dan ekonomi kerakyatan," ujar Danny seraya menyampaikan peluncuran Lorong Wisata Makassar ini direncanakan tepat pada 17 Agustus 2022 saat peringatan Hari Kemerdekaan RI. 

Sebelumnya Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto pada periode pertama (2014-2019) juga juga berhasil mewujudkan program "Lorong Garden" sebagai salah satu inovasi Pemerintah Kota Makassar yang mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

Program Lorong Garden ini memanfaatkan lorong di sejumlah wilayah kecamatan/kelurahan untuk menjadi lebih produktif, di mana Pemerintah Kota Makassar menyediakan bibit tanaman pekarangan dan melatih kader-kader dari warga setempat untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan itu.

Hasilnya, setiap lorong di Kota Makassar menjadi hijau, bersih, asri dan nyaman karena ditumbuhi dengan tanaman sayur-sayuran yang bermanfaat dan bernilai ekonomi bagi rumah tangga seperti tanaman cabai, tomat, terong dan berbagai jenis tanamana pekarangan lainnya. 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2022