Adi Sukses Jadi Penyanyi Di Malaysia

id adi, malaysia, sense, 6ixth

Bagi anak-anak muda di Malaysia, grup band 6ixth Sense sudah tidak asing lagi dan menjadi idola para remaja di negara ini.

Lagu-lagu yang dibawakan oleh grup musik yang anggotanya masih berusia muda tersebut acapkali menjadi hits di negara tetangga ini.

Bahkan sejumlah lagu mereka sering dimainkan pada sejumlah sinetron ataupun drama seri yang disiarkan sejumlah televisi di Malaysia. Termasuk lagu mereka berjudul "Tanpa" dijadikan sebuah novel dan dibuatkan sinetronnya yang disiarkan oleh siaran televisi berbayar Astro.

Salah satu yang cukup menarik dari grup band ini adalah vokalis mereka ternyata bukan orang Malaysia tapi berasal dari Indonesia.

Dia adalah Adi Priyo Sambodo yang biasa dipanggil Adi 6ixth Sense yang berasal dari Jember, Jawa Timur. Dia menjadi vokalis grup band ini sejak tahun 2005 sampai sekarang.

Adi saat dijumpai dalam sebuah acara nonton bareng pertandingan sepak bola di sebuah kedai sate menceritakan bahwa dirinya sudah tujuh tahun menjadi vokalis grup band ini.

Asal mulanya dia menjadi vokalis di grup band ini melalui sebuah audisi di Jakarta, pada tahun 2004.

Dari teman-teman sesama pemusik dirinya mendapatkan info bahwa ada produser dari Malaysia sedang mencari vokalis untuk grup band di negara tersebut.

Pada saat itu, hanya dia yang ikut audisi yang khusus dilakukan oleh manajemen grup band ini untuk mencari vokalisnya.

"Mereka ke Jakarta memang untuk mendengarkan suara saya. Setelah beberapa kali mendengarkan lagu mereka dan saya diminta membawakannya dan ternyata produser suka dengan warna vokal saya," ungkap pria masih kental logat Jawa.

Kemudian, pihak produser pun menawarkan ke Malaysia. "Namun saya meminta waktu untuk merenungkannya sebab saat itu sudah bekerja di kantor Bulog (Badan Urusan Logistik)."

Setelah mempertimbangkan untuk meningkatkan karir di bidang seni, maka akhirnya Adi memutuskan untuk berangkat ke Malaysia.

Pada bulan Juni 2005 ia pun tiba di Kuala Lumpur untuk membawakan sejumlah lagu grup mereka dan langsung cocok.

Setelah selesai membuat satu album rekaman, maka dia pulang ke Tanah Air, namun  enam bulan kemudian kembali ke Malaysia.

Di tahun 2006, dirilis album yang berjudul "Hari Ini" dengan lagu andalannya "Hari ini dan Semalam" (lagu melayu) ciptaan J Mizan yang dirilis dengan aransemen ulang.

Lagu ini mendapatkan penerimaan yang besar dari pemirsa dan juga masuk dalam lagu-lagu hit di tahun tersebut karena sering diputar di sejumlah stasiun radio dan televisi.

Tahun 2007, dirilis lagi sebuah album berjudul "6ixth Sense" dan meraih sukses karena sejumlah lagu dalam album tersebut menjadi hits diantaranya "Tanpa", "Tak Bisa Memilih Mu" yang merupakan ciptaan Adi sendiri.

    

Pulang Balik

Selama berada di Malaysia, dirinya mengakui sering kali pulang balik ke Indonesia terutama dalam empat tahun pertama di negeri ini  karena tidak memiliki visa kerja.

"Dulu saya gak tahu bagaimana urus visanya sehingga tiap bulan hari balik ke Tanah Air karena izin tinggal di negara ini telah habis dan aturan yang berlaku memang seperti itu," ungkap dia.

Namun, lanjut dia, kini tidak perlu tiap bulan pulang karena sudah punya visa profesional yang setiap tiga bulan bisa diperpanjang.

Pria kelahiran Jember, 1 Oktober 1983 itu mengaku akan terus mengembangkan bakat seninya sekalipun berada di negeri seberang dengan terus menghasilkan karya yang bisa dinikmati oleh orang banyak.

Ia menceritakan bahwa pada awalnya masyarakat Malaysia mempertanyakan kenapa harus menggunakan orang lain sebagai vokalis, apa tidak ada dari warga setempat. "Namun dengan berjalannya waktu dan setelah mendengarkan lagu-lagu yang saya bawakan ternyata merekapun bisa menerimanya."

"Mereka tahu kalau saya orang Indonesia. Pertama-tamanya saja ada yang mempertanyakannya. Tapi lambat laun mereka juga menerimanya," kata lelaki yang mahir bermain piano dan gitar itu.

Pria bungsu dari lima bersaudara keluarga seniman ini (bapaknya pelukis dan ibunya pandai bernyanyi -red) selama karirnya di Malaysia telah menciptakan puluhan lagu yang tidak saja dinyanyikan untuk grup bandnya, tapi juga oleh artis-artis terkenal di negara ini seperti Datuk Siti Nurhaliza.

"Ada sekitar 50 buah lagu ciptaan saya di negara ini. Sekitar 30 buah lagu untuk grup band 6ixth Sense dan sisanya untuk artis-artis di Malaysia," kata penyanyi yang mengasah kemampuan bernyanyinya secara otodidak ini.

Baru-baru ini, dia dan grup bandnya tampil bersama dengan grup band Noah (Sebelumnya bernama Peterpan)  dalam sebuah  konser kelilingnya ke sejumlah negara dalam satu hari. (N004)

Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar