Sigi (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Sigi, Sulawesi Tengah mencatat sebanyak lima ton beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) terjual pada Gerakan Pangan Murah di daerah itu.
Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga melalui Kasi Humas Iptu Nuim Hayat mengatakan gerakan pangan murah itu merupakan sinergitas Polres Sigi dengan Perum Bulog Provinsi Sulawesi Tengah.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Sigi," kata Nuim kepada awak media di Dolo, Rabu.
Ia mengemukakan gerakan pangan murah itu berlokasi di empat titik berbeda yakni Mako Polres Sigi, Polsek Dolo, Polsek Biromaru dan Polsek Marawola.
"Tentunya ini guna membantu dan meringankan beban masyarakat karena harga beras saat ini di pasaran naik mencapai Rp16.500 per kilogram," ucapnya.
Ia berharap melalui pangan murah ini bisa terjadi stabilisasi terhadap harga beras di Kabupaten Sigi.
"Harga beras yang kami jual ini sebesar Rp60 ribu per karung ukuran 5 kilogram," sebutnya.
Menurut dia, masyarakat yang membeli beras itu hanya perlu memperlihatkan KTP atau Kartu Keluarga (KK) kepada personel yang bertugas tersebut.
"Tetap kami batasi agar semua masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau, sehingga setiap warga hanya bisa mendapatkan 10 kilogram beras," katanya.
