Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meminta Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Sulteng memperkuat pembinaan olahraga pelajar di daerah, sekaligus membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah, Ihsan Basir di Palu, Selasa, menegaskan pentingnya olahraga di kalangan pelajar sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“Olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana membangun karakter, disiplin, dan nilai juang sejak dini,” katanya.
Ia mengatakan bahwa pembangunan olahraga pelajar beriringan dengan program prioritas Sembilan Berani yang digagas Pemprov Sulteng, khususnya Berani Sehat dan Berani Cerdas.
Menurut dia, olahraga adalah sarana strategis membangun budaya hidup sehat dan mencetak generasi berprestasi, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan Sulteng Nambaso.
“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, saya yakin Bapopsi mampu mengukir prestasi dan melahirkan atlet unggul,” ujarnya.
Ia juga mendorong pengurus Bapopsi Sulteng untuk menerjemahkan Desain Olahraga Daerah (DOD) ke dalam rencana aksi konkret.
Selain itu, ia berkomitmen memformulasikan aspirasi dan rekomendasi Bapopsi sebagai telaahan strategis yang akan disampaikan kepada Gubernur sebagai peta jalan pengembangan olahraga di Sulteng.
Untuk itu, ia mengharapkan Bapopsi Sulteng dapat menjadi motor penggerak pembinaan olahraga pelajar dan juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta masa depan generasi muda.
Ketua Bapopsi Sulteng Irvan Aryanto mengatakan akan menjadikan organisasi ini sebagai wadah pembinaan olahraga pelajar yang setara dengan KONI dan KORMI.
Hal ini, kata dia, sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang mengklasifikasikan olahraga ke dalam tiga ruang lingkup, yakni olahraga prestasi (KONI), olahraga rekreasi (KORMI), dan olahraga pendidikan (Bapopsi).
“Hal ini agar ruang lingkup pembinaan jadi lebih luas,” ujarnya.
