Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah memberikan subsidi pada harga bahan pokok penting yang dijual lewat kegiatan pasar murah di 16 kecamatan sebagai bentuk perhatian menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kabupaten Sigi Ridwan mengatakan pelaksanaan pasar murah itu sudah dijadwalkan dan dianggarkan khusus untuk menyambut kegiatan besar keagamaan salah satunya Nataru.
"Pada momentum Nataru ini kami menyediakan sebanyak 16.529 paket, yang terdiri dari beras premium berukuran 5 kilogram, dua liter minyak goreng dan dua kilogram gula pasir," kata Ridwan saat ditemui awak media di Marawola, Sigi, Senin.
Ia mengemukakan pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp60.500 per paket dari harga sebelum subdisi Rp152.500.
"Masyarakat membeli di pasar murah ini satu paketnya hanya perlu membayar Rp92 ribu per paket," ucapnya.
Menurut dia, pelaksanaan pasar murah itu sudah dilakukan sejak 25 November hingga 8 Desember 2025.
"Tentunya pelaksanaan pasar murah ini bertujuan dalam pengendalian inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pada Perayaan Natal dan Tahun Baru," sebutnya.
Ridwan memastikan ke depan pihaknya terus melakukan evaluasi terkait kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Disperindag Sigi itu.
"Selama kegiatan pasar murah ini memang antusias masyarakat cukup bagus sehingga setiap kali pelaksanaannya seluruh paket itu terjual habis," kata dia.
Diketahui dalam pelaksanaan pasar murah itu menyediakan beras premium sebanyak 82.645 ton, gula pasir 33.058 ton dan minyak goreng 33.058 liter.
