Warga Tolitoli tangkap buaya pemangsa sapi

id Tolitoli,buaya,polres

Warga Tolitoli tangkap buaya pemangsa sapi

Muslimin dan Bahar berfoto usai menangkap seekor buaya besar di Sungai Silumba, Kabupaten Tolitoli, Jumat (22/6) (Antaranews Sulteng/Istimewa)

Buaya di Sungai Silumba juga pernah nyaris memangsa manusia.

Tolitoli (Antaranews Sulteng) - Warga Desa Dongko, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli, Sulteng, berhasil menangkap seekor buaya sepanjang empat meter dan lebar badan 40 centimeter di Sungai Silumba, setelah gagal memangsa seekor sapi milik warga setempat, pada Jumat (22/6).

Keterangan yang dikumpulkan di Tolitoli, Selasa, menyebutkan bahwa kejadian itu berawal pada Kamis (21/6) malam sekitar pukul 20.00 Wita, saat sapi milik Muslimin diserang untuk dimangsa buaya cukup besar itu.

Sapi itu lolos dan kembali ke kandang dengan luka-luka pada bagian paha dan kepala, sehingga membuat Muslimin terkejut dan langsung menyadari bahwa sapinya itu baru saja diserang buaya.

Muslimin yang ditemani beberapa warga langsung mencari keberadaaan buaya tersebut dan tidak lama kemudian buaya itu muncul di permukaan sungai sehingga ditombak oleh Muslimin.

Buaya itu kemudian menghilang namun keesokan harinya pada Jumat (22/6) sekitar pukul 20.00 Wita, buaya tersebut muncul lagi sehingga Muslimin dan temannya Bahar berinisiatif untuk menangkap buaya itu.

Mereka kemudian memasang tali yang kemudian menjeratnya dan berhasil, lalu mereka mengikat mulutnya dan menyimpan buaya tersebut di Sungai Silumba, namun sehari kemudian, buaya itu mati.

Bangkai buaya tersebut hanyut dibawa air sungai yang meluap karena hujan.

Kapolres Tolitoli AKBP Muh Iqbal menyebutkan bahwa sesuai informasi dari warga, buaya di Sungai Silumba telah berulang kali memangsa hewan ternak warga, bahkan pernah nyaris memangsa warga.

Buaya yang ditangkap warga di Sungai Silumba, Kabupaten Tolitoli, Jumat (22/6), ini kemudian mati dan bangkainya dibawa arus sungai yang meluap karna hujan. (Antaranews Sulteng/Istimewa)

Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.