Kapolda Irjen Pol Abdul Rakhman Baso pimpin Pertina Sulteng

id Pertina, pertina sulteng, kapolda sulteng,Tinju

Kapolda Irjen Pol Abdul Rakhman Baso  pimpin Pertina Sulteng

Kapolda Sulteng Irjen Pol. Abdul Rakhman Baso, saat mengecek kendaraan dinas di lapangan apel Polda Sulteng jalan Soekarno Hatta Palu, di Palu, Selasa (10/11/2020).(ANTARA/HO-Humas Polda)

Palu (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) daerah setempat untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Sekretaris KONI Sulteng, Edison Ardiles di Palu, Kamis membenarkan pengurus Pengprov Pertina Sulteng mengalami perubahan dan Kapolda Irjen Pol. Abdul Rakhman Baso telah terpilih sebagai ketua.

"Dengan terpilihnya Kapolda Sulteng sebagai nakhoda Pengprov Pertina kami harapkan pembinaan olahraga tinju di provinsi ini akan kembali bergairah," katanya.

Tinju, kata dia, merupakan salah satu cabang olahraga yang sudah beberapa kali pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) mampu meloloskan atlet dan meraih prestasi di kejuaraan empat tahunan itu.

Namun, untuk PON XX yang dijadwalkan berlangsung di Papua, Oktober 2021, Pertina Sulteng tidak mengirimkan atlet karena atlet yang disiapkan gagal meraih tiket saat turun di babak kualifikasi.

"Tidak ada satupun atlet tinju Sulteng yang berhasil lolos ke PON Papua. Padahal, cabang tinju termasuk salah satu cabang andalan," kata Edison Ardiles menambahkan.

KONI dan masyarakat olahraga Sulteng sangat berharap besar prestasi atlet tinju kembali bersinar di bawah ketua baru dimana Kapolda Sulteng mendapat kepercayaan untuk memimpin induk olahraga tinju itu.

Hal senada juga diharapkan seorang pemerhati tinju Elyas. Menurut dia, Ketua Pengprov Pertina Sulteng yang baru tentu memiliki kemampuan untuk melahirkan bibit-bibit atlet tinju di daerah ini yang kelak menjadi aset daerah dan bangsa.

"Kita semua berharap cabang tinju tetap menjadi andalan di PON-PON berikutnya," kata dia.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar