Cimahi, Jawa Barat (antarasulteng.com) - Entah apa yang harus dikatakan tentang nasib mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Firman Nurhidayat (21), yang tersenggol mobil Honda City, dan jatuh serta terseret di kolong mobil penabrak hingga sejauh 30 kilometer.
"Mungkin karena panik, merasa terkejar dan ditambah ada banyak orang yang memberi tahu ada orang yang tersangkut, jadi dia terus melaju dan berusaha kabur," kata Kurniawan.
Ia menuturkan, upaya Yana kabur itu akhirnya dihentikan di KM 116.600 B Tol Cipularang sebelum gerbang tol Cikamuning. Dia ditahan beserta seorang penumpang perempuannya.
Pengakuannya kepada polisi, kata dia, "Semula dia tidak tahu ada orang terseret mobilnya sejauh 30 kilometer."
Pemeriksaan sementara menyatakan, Nurhidayat terjatuh lalu tertabrak dan masuk ke kolong mobil Honda City hingga akhirnya terseret.
Yana dengan Honda City-nya sebagai penabrak tidak berhenti melainkan terus melajukan kendaraannya ke kawasan Cijerah dan masuk ke Tol Pasir Koja.
Warga sempat mengejar mobil itu namun akhirnya kehilangan jejak setelah masuk tol, namun polisi akhirnya menangkapnya di dalam tol.
Sementara itu, jasad Nurhidayat dengan kondisi mengenaskan di kolong mobil langsung dibawa ke RS Cahya Kawaluyaan, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (skd)
