Palu, 19/2 (Antara) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, mengembangkan tanaman krisan sebanyak 190.000 stek atau pohon dengan melibatkan masyarakat di beberapa desa di provinsi ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Trie Iriany Lamakampali, di Palu, Jumat, mengemukakan sebanyak 190.000 stek atau pohon krisan dikembangkan di atas lahan seluas 1.900 meter persegi.
"Pada implementasinya kami melibatkan masyarakat di beberapa desa, untuk mengembangkan tanaman tersebut," ungkap Trie Iriany.
Ia menguraikan luasan dan jumlah tanaman tersebut, tersebar di Desa Bobo kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Kemudian, Desa Watumeta, Desa Dodolo, Desa Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso.
Dijelaskannya tanaman yang tersebar di desa tersebut, saat ini akan memasuki masa panen yaitu bulan Februari dan Maret setiap tahun, olehnya pihaknya berupaya untuk menyediakan pasar dari tanaman yang ditanam oleh petani di desa tersebut.
"saat ini mulai memasuki masa panen, hal itu karena tekhnis penanaman tanaman krisan dilakukan dalam beberapa tahap," ujarnya.
Dia menguraikan, pihaknya yang bekerjasama dengan petani menggunakan 3 tahap untuk penanaman tanam tersebut, yaitu tahap 1 pada minggu ke tiga Bulan November, tahap 2, pada minggu ke empat Bulan November, dan tahap 3 pada minggu ke dua Bulan Desember.
Tanaman tersebut memiliki banyak manfaat, salah satu dari manfaat tersebut yakni sebagai tanaman hias atau bunga potong, yang memiliki warna yang menarik yang dapat di sambung kembali untuk tanaman pot.
Dengan demikian, kata dia, tanaman krisan dapat digunakan sebagai bahan dekorasi pada acara pengantin, resepsi, pawai, atau acara - acara lainnya yang membutuhkan dekorasi panggung dan ruangan.
"Tanaman ini sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha khususnya pelaku usaha yang bergerak dibidang dekorasi," sebutnya.
Akan tetapi, akui dia, ketersediaan bunga potong krisan di Sulteng masih terbatas, dan keanekaragaman jenis bunga potong yang tersedia belum beragam. Namun permintaan atas ketersediaan bunga potong krisan mulai meningkat, seiring meningkatnya kebutuhan konsumen untuk rangkaian dekorasi.
