Bandara Mutiara Dipadati Pemudik

id Pemudik Bandara Mutiara Palu

Bandara Mutiara Dipadati Pemudik

Para pemudik lebaran antre check-in di Bandata Adisucipto, Yogyakarta (ANTARAnews)

Palu - Bandara Mutiara Palu, Sulawesi Tengah, dalam sepekan terakhir ini selalu dipadati para pemudik Lebaran.

Pantauan pada Jumat, bandara itu tampak sangat ramai. Kebanyakan penumpang hendak mudik Lebaran ke kampung halaman mereka.

Udin (40), seorang penumpang salah satu maskapai penerbangan di Palu,mengemukakan ia bersama keluarga istri dan dua anaknya akan mudik Lebaran ke Makassar. Setiap tahun mereka selalu pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan kerabat.

Hal senada juga disampaikan Haryono. Lelaki asal Jawa Timur itu mengatakan mudik Lebaran karena sudah tiga tahun bekerja di Kota Palu baru kali ini bisa pulang.

"Kebetulan dapat izin cuti dari kantor dan ada rezeki sehingga bisa mudik Lebaran," katanya.

Ery Soehari, pimpinan Sriwijaya Air mengatakan sepakan terakhir penumpang cukup padat. Setiap hari sejak H-7 Lebaran hingga pemberangkatan H-2 Idul Fitri, pesawat Sriwijaya Air dengan tujuan Palu-Balikpapan-Jakarta, Palu-Makassar- Jakarta rata-rata penuh.

Tingkat keterisian tempat duduk pesawat mencapai 100 persen. Menurut dia, arus mudik Lebaran kali ini menggunakan jasa transportasi meningkat.

"Yang pasti semua maskapai penerbangan selama menjelang hari raya Lebaran panen besar karena penumpang padat, katanya.

Hal senada juga disampaikan pimpinan Garuda Indonesia Perwakilan Palu, Yunus. Pimpinan maskapai itu membenarkan arus mudik lewat udara dalam beberapa hari ini cukup padat.

Setiap keberangkatan pesawat hampir tidak ada kursi yang kosong.

Ia juga mengatakan dalam rangka membantu masyarakat yang akan mudik Lebaran, managemen Garuda Indonesia memberikan potongan harga tiket.

Yunus tidak merinci, kecuali mengatakan program tersebut semata-mata untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang hendak mudik lewat udara. (BK02)

Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar