Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mulai menerapkan pendidikan berbasis teknologi di daerah itu.
"Program tahun ini adalah kerja sama antara pemerintah daerah dengan Yayasan Indonesia Mengajar yakni pembelajaran berbasis teknologi," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi Anwar di Desa Bora, Jumat.
Ia mengemukakan penerapan pembelajaran itu akan diuji coba di beberapa sekolah dasar di Kecamatan Sigi Biromaru dan Sigi Kota.
"Jadi tahun ini ada tiga sekolah yang menjadi sampel atau contoh dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi itu seperti di Bora, Pombewe dan Kalukubula," ucapnya.
Ia menuturkan model pembelajaran berbasis teknologi itu berdasarkan rekomendasi dari pengajar muda dari Yayasan Indonesia Mengajar.
"Pengajar muda di Sigi ini kan sudah ada empat angkatan dari tahun 2021 hingga saat ini, dengan lokasi mengajarnya di Wilayah Palolo, Kulawi, Kulawi Selatan, dan Pipikoro dengan total delapan desa yang merupakan daerah terpencil atau khusus," sebutnya.
Anwar mengapresiasi seluruh program yang ditinggalkan oleh Yayasan Indonesia Mengajar dalam dunia pendidikan di Kabupaten Sigi, Sulteng.
"Kami memastikan akan menindaklanjuti usulan dan rekomendasi dari pengajar muda yang hingga saat ini terus mendukung pemerintah daerah dalam rangka kemajuan pendidikan di Kabupaten Sigi," katanya.
Diketahui dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sigi tahun 2023, jumlah sekolah dasar (SD) di daerah itu mencapai 268 unit dengan jumlah guru 2.309 orang, dan siswa 25.543 orang.
Sementara itu sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 68 sekolah, guru 836 orang dan siswa 8.496 orang.
