Ditjenpas Sulteng perkuat pembinaan kemandirian bagi warga binaan

id Kanwil Ditjenpas Sulteng ,Program pembinaan ,Sulawesi Tengah ,Pembinaan kemandirian wbp

Ditjenpas Sulteng perkuat pembinaan kemandirian bagi warga binaan

Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan. ANTARA/Nur Amalia Amir

Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah memperkuat pembinaan kemandirian dan kewirausahaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan di Palu, Sabtu, mengatakan Pemasyarakatan bukan hanya tentang pembinaan, tapi juga pemberdayaan.

Karena itu, pihaknya menggandeng Koperasi Farmtisan Lestari Berjaya dalam memperkuat program pembinaan bagi warga binaan.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin mencetak warga binaan menjadi individu yang mandiri dan berjiwa wirausaha setelah bebas. Mereka tidak hanya belajar keterampilan, tapi juga praktik langsung mengelola usaha,” katanya.

Kerja sama ini melibatkan beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Sulteng, antara lain Lapas Kelas IIA Palu, Bapas Kelas I Palu, Rutan Kelas IIA Palu, LPP Kelas III Palu, Lapas Kelas III Parigi, dan Rutan Kelas IIB Donggala, yang akan menjadi lokasi pelaksanaan program pendampingan dan pengembangan kelompok UMKM di lingkungan Pemasyarakatan.

Bagus menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata implementasi dari Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendorong kemandirian warga binaan melalui kegiatan ekonomi produktif.

Kerja sama ini, kata dia, mencakup pendampingan kelompok UMKM, pelatihan kewirausahaan, serta fasilitasi pengembangan produk hasil pembinaan agar memiliki nilai jual di pasar.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga memberi ruang bagi petugas Pemasyarakatan untuk turut mengembangkan kompetensi di bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan sosial.

“Pendampingan ini diawali oleh para petugas agar memiliki jiwa wirausaha. Apabila petugasnya sudah paham maka mereka akan menjadi jembatan agar warga binaan dan klien Pemasyarakatan bisa beradaptasi dengan dunia usaha, tidak sekadar terampil tapi juga memahami manajemen bisnis sederhana. Kita ingin mewujudkan dari narapidana menjadi wirausaha,” katanya.

Ia menegaskan Kanwil Ditjenpas Sulteng akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan Pemasyarakatan yang bermanfaat untuk masyarakat, serta menciptakan peluang baru bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai wirausaha yang mandiri dan berdaya saing.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.