Palu (Antaranews Sulteng) - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah Hary Aziz mengatakan sebanyak delapan rangkaian kegiatan akan meramaikan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) Tingkat Nasional Tahun 2018 di Kota Palu, pada 1 April 2018.
"Kegiatan itu dimulai dari sebelum acara puncak yang direncanakan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo," kata Hary saat dihubungi di Palu, Selasa.
Ia menjelaskan kegiatan itu antara lain festival media yang dimulai 30 Maret 2018 hingga 1 April 2018, di halaman upacara belakang kantor Gubernur Sulteng, bekerja sama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulteng dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu.
Ada pula Kampanye Indonesia bicara baik pada 14, 21, 28 Maret 2018 di semua ruang publik di Palu dan semua rumah ibadah. Kemudian sekolah pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran (P3SPS) pada tanggal 28-29 Maret 2018 di aula Fakultas MIPA Universitas Tadulako Palu serta diskusi buku penyiaran di perpustakaan mini Nemu Buku Palu.
"Pada 1 April 2018, dilaksanakan puncak Harsiarnas dengan pentas seni budaya, jalan sehat literasi media, peresmian prasasti penyiaran dan penganugerahan pegiat penyiaran," ujarnya.
Bagi Hary, pihaknya sanggup melaksanakann kegiatan tersebut, kerena dengan keyakinan adanya dukungan dari media-media di Sulteng.
"Siapa pun yang melaksanakan siar, Harsiarnas merupakan hari bersiaran, yang merupakan substansi hari penyiaran nasional," ujarnya.
Baca juga: Presiden Jokowi direncanakan buka Harsiarnas di Palu
Harsiarnas tahun 2018 di Palu, juga dirangkaikan dengan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Penyiaran Indonesia.
"Ada tiga provinsi yang menginginkan sebagai tuan rumah selain Sulteng, yakni Sumatera Utara, Maluku Utara dan Bangka Belitung. Namun Sulteng dinyatakan lebih lengkap secara dukungan, khususnya dari pemerintah daerah," tutup Hary.
Soal agenda kedatangan Presiden Joko Widodo juga telah dibahas dalam pertemuan Ketua KPI Yuliandri bersama Gubernur Sulteng Longki Djanggola beberapa waktu lalu.
"Saya selaku pemerintah daerah sangat berterima kasih atas penetapan Sulteng sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Penyiaran Nasional," ungkap gubernur.
Dengan penetapan itu, Pemprov Sulteng akan sungguh-sungguh membantu suksesnya pelaksanaan kegiatan, karena dari sisi akomodasi, Sulteng dalam hal ini Palu, sudah sangat siap dan sangat memadai.
