Senam kolosal BPJS sambut asian-games meriah

id senam

Senam kolosal BPJS sambut asian-games meriah

Dokumentasi, SENAM SEHAT. Ratusan warga mengikuti senam sehat di Anjungan Pantai Talise Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (9/12). Senam bermanfaat untuk menjaga kesehatan, meningkatkan stamina tubuh serta dapat menambah suasana hangat dan akrab dalam rangka meningkatkan rasa kebersamaan dan silaturahmi antar sesama warga.FOTO ANTARASulteng/Mohamad Hamzah.

Palu, (Antaranews Sulteng) - Senam klosal yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Sulawesi Tengah untuk menggiatkan gerakan masyarakat menyambut Asian Games, berlangsung meriah dan diikuti ratusan peserta di Anjungan Taman Ria Palu, Minggu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu Hartati Rahim megemukakan senam kolosal ini bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat peserta JKN-KIS terutama mereka yang mengidap penyakit kronis melalui olahraga yang teratur.

"Tentunya harus dibarengi dengan pola makan yang sehat dan seimbang serta memperbanyak makan buah dan sayuran," katanya.

Asisten Pemerintahan dan Umum Setdaprov Sulteng Mulyono mengajak kepada seluruh peserta untuk terus menggalakkan upaya hidup sehat melalui kegiatan olahraga atau senam sehat.

Ia berharap kegiatan tersebut terus dijalankan agar kesehatan bagi peserta JKN-KIS yang mengidap penyakit kronis terus meningkat.

Moelyono yang mewakili Gubernur Longki Djanggola mengapresiasi pelaksanaan senam kolosal 18.8.18 yang dilaksanakan oleh jajaran manajemen BPJS kesehatan mulai dari tingkat pusat sampai di daerah.

Pemeritnah Provinsi Sulawesi Tengah terus memberi dukungan terhadap penyelenggaraan program jaminan kesehatan nasional Kartu Indonesia Sehat termasuk dukungan untuk mencapai `universal health converage` pada 1 Januari 2019.

"Saat ini program JKN KIS telah menjadi program dengan cakupan kepesertaan terbesar di dunia yakni 199.133.988 jiwa penduduk Indonesia telah menjadi peserta JKN KIS," ucapnya.

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk mendukung pencapaian amanat cakupan semesta selambat-lambatnya pada 1 Januari 2019.

Salah satu cara untuk mencapainya melalui partisipasi publik baik secara perorangan maupun kelompok dan badan usaha melalui program CSR untuk mendaftarkan dan membayarkan iuran bagi masyarakat kurang mampu di sekitarnya yang belum tercover dalam segmen penerima bantuan iuran melalui program donasi.

Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.