SPBU satu harga hadir di Banggai Kepulauan

id BPH Migas,Pertamin,Pertamina,Migas

SPBU satu harga hadir di Banggai Kepulauan

Branch Manager PT Pertamina Suluttenggo, Addieb Arselan melakukan pengisian BBM ke dalam tangki motor salah satu warga saat pengoperasian pertama SPBU Kompak BBM Satu Harga di Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (15/8) (Antaranews Sulteng/ Steven Pontoh)

Banggai Kepulauan (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi meresmikan tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Peresmian tiga SPBU itu menambah pengoperasian SPBU Kompak BBM Satu Harga menjadi 20 di wilayah Sulawesi.

Branch Manager PT. Pertamina Wilayah Suluttenggo, Addieb Arselan mengatakan cara tersebut merupakan upaya yang dilakukan pihaknya untuk mendistribusikan minyak dan gas secara langsung kepada masyarakat, terutama di Kabupaten Banggai Kepulauan yang kini dapat menikmati BBM dengan satu harga.

"Khusus untuk peresmian SPBU kompak satu harga hari ini dilaksanakan untuk tiga SPBU sekaligus. Dua SPBU di Kabupaten Banggai Kepulauan Sulteng yakni di SPBU Kecamatan Buko dan SPBU Totikum. Kemudian satu SPBU di Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkajene Sulsel,"katanya usai meresmikan pengoperasian SPBU Kompak BBM Satu Harga di Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai, Sulteng, Kamis.

Ia menerangkan peresmian tiga SPBU Kompak BBM Satu Harga kali ini memang masih bersifat pengisian manual. Namun, ke depan perbaikan akan terus dilakukan sehingga pendistribusian BBM dapat tepat sasaran yaitu kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Insyaa Allah kalau pasokan listrik sudah stabil, pelan-pelan akan kami tingkatkan sarana dan fasilitas di sini,” ungkapnya.

Sementara itu Anggota Komite BPH Migas, Hari Pratoyo dalam kesempatan itu mengemukakan bahwa BBM satu harga adalah salah satu program pemerintah RI dalam rangka pemerataan harga bahan bakar ke seluruh Indonesia. Sebab, pemerintah memikirkan agar tidak hanya daerah maju seperti Jawa dan Sumatera serta kota-kota besar lainnya saja yang dapat menikmati harga BBM yang terjangkau, sementara daerah lainnya mahal.

“Pendapatan masing-masing daerah jelas berbeda. Daerah yang memiliki pendapatan besar, jelas harga BBMnya lebih murah. Nah, di sinilah kami melaksanakan program pemerintah dalam rangka keadilan energi,”ujarnya.

Hari juga menjelaskan bahwa BPH Migas merupakan satu badan yang dilaksanakan berdasarkan Undang-undang nomor 22 tahun 2001, di mana salah satu tugasnya ialah menyalurkan dan mendistribusikan serta melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan bahan bakar minyak ke seluruh wilayah nusantara, yang dilaksanakan oleh beberapa badan usaha, salah satunya Pertamina.

“Berkaitan dengan pesan menteri, pendistribusian ini dilakukan dari Pertamina dan diharapkan dapat tersalurkan ke masyarakat dengan tetap sasaran,” tuturnya.

Hari juga meminta semua pihak agar dapat membantu pengawasan terhadap pendistribusian BBM ke SPBU hingga kepada masyarakat.

“Jangan sampai BBM yang ada di SPBU ini dipindahkan lagi ke botol-botol. Tapi harus langsung ke masyarakat,”pesannya.

Sementara itu Pelaksana Tugas Bupati Banggai Kepulauan, Rais Adam sangat menyambut baik dan bersyukur dengan adanya SPBU Kompak BBM Satu Harga tersebut. Sebab, pendistribusian yang tepat sasaran dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Sebagai pimpinan pemerintah daerah saya berharap hadirnya BBM satu harga dapat meningkatkan kwalitas dan perekonomian masyarakat. Ke depan kami berharap wilayah lainnya bisa mendapatkan pasokan BBM satu harga,” katanya.

Ia mengatakan dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan hingga saat ini baru lima kecamatan yang memiliki SPBU. Sementara wilayah lainnya masih melakukan pendistribusian BBM dengan cara ecer.
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar