Objek wisata Danau Tambing masih tertutup untuk dikunjungi

id tambing

Objek wisata Danau Tambing masih tertutup untuk dikunjungi

Pengunjung menikmati panorama Telaga Tambing dengan kabutnya di pagi hari di Desa Sedoa, Lore Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (10/1). Kawasan yang berada di atas 1.700 mdpl dan dikelola Balai Taman Nasional Lore Lindu (BTNLL) itu dikembangkan sebagai kawasan eko wisata berkonsep lestari dengan azas pemanfaatan kawasan hutan yang ramai dikunjungi wisatawan baik asing maupun lokal pada setiap hari libur. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/pd/16 (ANTARA FOTO/BASRI MARZUKI)

Kita sudah menyurat kepada Pemerintah Provinsi Sulteng untuk mendapatkan persetujuan dari Gubernur Longki Djanggola selaku Ketua Gugus COVID-19 di daerah ini
Palu (ANTARA) - Kepala Balai Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Jusman mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan belum memberikan izin dibukanya kembali objek wisata Danau Tambing pada masa normal baru.

"Destinasi wisata Danau Tambing belum mendapatkan izin, meski sudah diusulkan," katanya di Palu, Selasa.

Saat ini kata dia, hanya ada 29 destinasi wisata yang telah mendapat izin di Indonesia untuk kunjungan wisatawan dari KLH.

Dia mengatakan Balai Besar TNLL telah menyurat ke KLH untuk mendapatkan persetujuan pembukaan akses kunjungan wisatawan di Danau Tambing, tetapi hingga kini belum disetujui.

Baca juga: Pesona Danau Tambing

Sesuai rencana, pihaknya akan membuka kembali kunjungan wisatawan ke destinasi wisata primadona dan unggulan itu pada awal Juli 2020.

"Kita sudah menyurat kepada Pemerintah Provinsi Sulteng untuk mendapatkan persetujuan dari Gubernur Longki Djanggola selaku Ketua Gugus COVID-19 di daerah ini," kata Jusman.

Karena belum mendapat izin, makanya, rencana untuk membuka kembali lokasi objek wiswata Danau Tambing, terpaksa ditunda sementara menunggu persetujuan dari Menteri KLH.

Meski demikian, pihaknya tetap menyiapkan semua sarana yang dibutuhkan sesuai protokol kesehatan COVID-19.

Jusman menambahkan jika nantinya akses kunjungan wisatawan dibuka resmi, tetapi mengikuti protokol kesehatan sebagai mana yang telah ditetapkan pemerintah selama masa pandemi COVID-19.

"Kita siapkan alat cuci tangan di lokasi, alat pengukur suhu tubuh dan petugas maupun pengunjung wajib mamakai masker. Kalau tidak pakai masker, maka pengunjungan bersangkutan tidak diperbolehkan masuk ke lokasi," kata Jusman.

Baca juga: BTNLL perlu kenalkan fungsi taman nasional kepada milenial

Selain itu, pengunjung tetap jaga jarak dan akan membatasi jumlah kunjungan wisatawan sesuai petunjuk pemerintah dan setiap pengunjung hanya dibolehkan membawa air mineral dalam kemasan 1,5 liter.

Langkah itu dilakukan untuk mengurangi sampah di lokasi wisata tersebut. Selama ini pengunjung kebanyakan membawa air mineral dalam kemasan ukuran gelas sehingga menghasilkan sampah.

Danau Tambing merupakan destinasi yang ramai dikungjungi wisatawan pada akhir pekan dan masa liburan dari Kota Palu dan sekitarnya.

Objek wisata itu menjadi tempat favorit bagi wisatawan lokal maupun manca negera.

Dalam kondisi normal, jumlah pengunjung bisa mencapai 3.000 orang. Tetapi selama tiga bulan terakhir masa pandemi hingga kini ditutup sementara untuk mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran viru corona.

Danau Tambing berada dalam kawasan konservasi Taman Nasional Lore Lindu dan selama ini pengelolaannya dilakukan Kantor Balai Besar TNLL.

Bagi sebagian wisatawan mancanegara Danau Tambing dianggap sebagai "surga" burung dengan sekitar 270 jenis burung dan 30 persen diantaranya satwa endemik sehingga menjadi daya tarik bagi para peneliti, pengamat dan penggemar burung deari berbagai negara di dunia.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar