Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan tablet tambah darah untuk dikonsumsi 100.000 remaja puteri di provinsi tersebut pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023 di daerah itu.
"Hal ini sebagai salah satu gerakan nasional yang dilaksanakan serentak," ucap Wakil Gubernur Sulteng Ma'mun Amir di Palu, Selasa.
Pemberian tablet tambah darah kepada 100.000 remaja puteri se-Sulteng merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023.
Ia menjelaskan fungsi tablet tambah darah utamanya untuk mencegah anemia atau kekurangan sel darah merah pada remaja puteri.
Di samping itu, katanya, menunjang fase tumbuh kembang, di mana remaja puteri sedang memasuki fase tumbuh kembang yang cukup pesat sehingga tubuhnya membutuhkan zat besi lebih banyak ketimbang masa kanak-kanak.
Ia menyebut menurut angka kecukupan gizi yang dianjurkan pemerintah, kebutuhan zat besi remaja putri sebesar 15 miligram per hari.
Pemberian tablet tambah darah, katanya, juga untuk meningkatkan kemampuan berpikir remaja puteri.
Anemia juga bisa menyebabkan susah konsentrasi, gampang lupa, dan kemampuan berpikir menurun. Kondisi ini bisa memengaruhi prestasi atau produktivitas belajar di sekolah.
"Juga untuk menjaga daya tahan tubuh, sekaligus sebagai investasi jangka kesehatan jangka panjang," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Ma'mun Amir juga menyerahkan buku saku dan buku referensi stunting kepada 16 orang perwakilan siswa dan guru dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional.
