Wali Kota Palu paparkan sejumlah masalah lahan pada rakor di BPN Sulteng

id Rehab-rekon, lahan huntap, wali kota, palu, hidayat

Wali Kota Palu paparkan sejumlah masalah lahan pada rakor di BPN Sulteng

Wali Kota Palu Hidayat (tengah) memaparkan permasalahan lahan di kota setempat pada rapat koordinasi di Kantor Wilayah BPN Sulteng di Palu, Rabu (17/6/2020). ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu)

Palu (ANTARA) - Wali Kota Palu Hidayat memaparkan sejumlah permasalahan lahan di kota itu khususnya lahan pembangunan hunian tetap (huntap) pada rapat koordinasi (rakor) di Kantor Wilayah Badan Pertanahan (Kanwil BPN) Provinsi Sulawesi Tengah.

"Permasalahan sejumlah lahan huntap korban bencana hingga kini belum tuntas, ini perlu disikapi secara serius," ungkap Wali Kota Palu Hidayat saat menghadiri rapat koordinasi di kantor BPN Sulteng, Rabu.

Hidayat mengatakan misalnya lahan seluas 115 hektare di Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan Kota Palu berbatasan dengan Desa Ngatabaru Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi atau arah timur perbatasan Kota Palu dan Kabupaten Sigi masih menjadi sengketa, padahal lahan tersebut rencananya digunakan untuk pembangunan huntap satelit bagi warga korban gempa dan likuefaksi Petobo.

Selain itu, lanjut dia, ketetapan zona rawan bencana (ZRB) III dan IV Kota Palu juga belum jelas, sehingga berdampak pada pencairan dana stimulan tahap II dan proyek pembangunan tanggul tsunami di Teluk Palu, termasuk berdampak terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah disusun.

"Jika situasi ini berkepanjangan maka akan menghambat pembangunan tanggul tsunami di Teluk Palu, sementara proyek ini harus berjalan," kata Hidayat.

Wali kota menjelaskan hingga kini juga masih ada warga yang mengklaim lahan eks hak guna bangunan (HGB) di Kelurahan Tondo dan Talise yang justru dapat menghambat bantuan Bank Dunia menggelontorkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Palu.

Ia mengemukakan Pemerintah Kota Palu dan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sulteng telah membentuk tim terpadu penyelesaian lahan sebagai tindak lanjut rapat evaluasi beberapa waktu lalu.

"Saya kira kalau tim terpadu ini berjalan dengan baik, semua persoalan bisa terselesaikan. Olehnya silahkan memfungsikan tupoksi masing-masing setiap tim," ujar Hidayat.

Pada rapat koordinasi itu turut dihadiri Kepala Kanwil BPN Sulteng Doni Janarto Widiantono, Sekretaris Daerah kota Palu Asri, pejabat TNI-Polri serta instansi terkait lainnya.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar